Jakarta – Pengusaha asal Surabaya, Iwan Sunito, berhasil menyulap kawasan suburban Five Dock di Sydney, Australia, menjadi pusat properti bernilai triliunan rupiah.
Dengan investasi awal Rp150 miliar, Iwan Sunito mengembangkan Five Dock dengan strategi akuisisi berbasis keyakinan, utang rendah, arus kas nyata, dan kenaikan nilai jangka panjang.
Sebelumnya, Five Dock kurang diminati pengembang. Pada 2002, lahan yang dibeli Iwan Sunito adalah showroom mobil bekas yang kumuh.
Namun, Iwan Sunito melihat potensi besar untuk membangun masa depan kota, bukan sekadar mengembangkan lahan.
“Kami hanya butuh 1.000 orang yang berpikir seperti kami, yang ingin membangun kota, bukan sekadar portofolio,” kata Iwan Sunito.
Momentum besar datang pada 2019, saat Pemerintah New South Wales (NSW) meluncurkan Parramatta Road Transformation Strategy.
Strategi ini mengubah aturan zonasi dan membuka potensi besar di koridor tersebut, menjadikan Five Dock sebagai pusat pertumbuhan baru.
Kawasan ini akan memiliki stasiun metro modern yang menghubungkan Parramatta dan Sydney Central Business District (CBD) dengan cepat.
Dalam dunia pemasaran, “DNA brand” menggambarkan identitas inti dan karakter fundamental sebuah merek.
DNA brand mencakup elemen yang menentukan bagaimana merek dikenali, dirasakan, dan diingat konsumen.
DNA brand menjadi penunjuk arah strategis yang membantu perusahaan bersikap konsisten, membedakan diri, membangun kepercayaan, dan mengambil keputusan sesuai tujuan jangka panjang.
One Global Capital, perusahaan yang dipimpin Iwan Sunito, menerapkan DNA Five Dock dalam setiap proyeknya.






