Padang – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat resmi mendapatkan dukungan penuh dari Komisi V DPRD Sumatera Barat.
Kepastian ini tercapai setelah legislatif menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta KONI Sumbar pada Selasa (26/5/2026).
Ajang olahraga yang dijadwalkan berlangsung pada 2-14 Oktober 2026 ini menjadi momentum krusial bagi dunia olahraga Ranah Minang setelah sempat vakum selama tiga periode. Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Lazuardi Erman, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mengawal kesuksesan perhelatan tersebut.
“Porprov adalah kerinduan kita bersama. Komisi V siap mendukung penuh pelaksanaannya. Tugas rekan-rekan di KONI daerah harus tetap mengawal ketersediaan anggarannya,” tegas Lazuardi saat memimpin rapat.
Guna memastikan kelancaran pendanaan, anggota Komisi V, Endarmy, menyatakan kesiapan legislatif untuk memperjuangkan alokasi anggaran bagi Dispora. Ia mendorong instansi terkait agar proaktif dalam melakukan koordinasi kebutuhan dana. “Selagi ada anggaran, pasti kami perjuangkan sekuat tenaga,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, memaparkan terobosan baru berupa konsep tuan rumah bersama yang melibatkan 12 daerah. Strategi ini menjadi yang terbanyak dalam sejarah Porprov di Sumatera Barat. Sebanyak 12 cabang olahraga akan disebar ke 12 wilayah tersebut dengan proyeksi anggaran sebesar Rp12 miliar.
“Kita kompak. Sebanyak 12 daerah sudah menandatangani kesepakatan sebagai tuan rumah,” ungkap Hamdanus.
Kepala Dispora Sumbar, Mahdianur, menambahkan bahwa skema tuan rumah bersama merupakan langkah strategis untuk efisiensi biaya. Ia mengingatkan agar setiap daerah penyelenggara tetap menjaga proporsionalitas anggaran dan tidak terjebak pada euforia yang berlebihan.
Terkait seremoni pembukaan, DPRD mengusulkan agar acara dipusatkan di Stadion Utama Sumatera Barat, Sikabu, Padang Pariaman, sebagai upaya optimalisasi aset daerah. Meski direncanakan dengan konsep sederhana, legislatif menekankan pentingnya menjaga kemeriahan sebagai simbol marwah olahraga daerah.
Ketua Pelaksana Porprov, Septri, memastikan persiapan terus dikebut secara maraton. Ajang ini diproyeksikan menjadi tolok ukur pembinaan atlet sekaligus batu loncatan strategis bagi Sumatera Barat untuk mengejar target 20 medali emas dan menembus peringkat 10 besar nasional pada PON 2028 mendatang.






