BeritaRanah

Gubernur Mahyeldi Perluas Jangkauan Transportasi hingga ke Pelosok Nagari Sumbar

27
×

Gubernur Mahyeldi Perluas Jangkauan Transportasi hingga ke Pelosok Nagari Sumbar

Sebarkan artikel ini
harhubnas-2026,-gubernur-mahyeldi-tekankan-pemerataan-dan-kualitas-layanan-transportasi
Harhubnas 2026, Gubernur Mahyeldi Tekankan Pemerataan dan Kualitas Layanan Transportasi

Solok – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menginstruksikan jajaran dinas perhubungan untuk memperluas jangkauan layanan transportasi hingga ke pelosok nagari dan jorong.

Perintah tersebut ditegaskan Mahyeldi saat memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di GOR Tuanku Tabiang, Kabupaten Solok, Kamis (17/9/2026).

Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat konektivitas wilayah.

Mahyeldi menekankan bahwa akses transportasi harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, termasuk mempermudah mobilitas anak-anak menuju sekolah.

Ia menuntut agar layanan transportasi yang tersedia tidak hanya merata, tetapi juga harus cepat, terjangkau, dan memadai bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam amanat Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, yang dibacakannya, Mahyeldi menyoroti aspek keselamatan sebagai tanggung jawab moral yang harus diimplementasikan secara nyata di lapangan.

“Keselamatan adalah tanggung jawab moral dan standar keselamatan harus benar-benar hidup di lapangan,” tegasnya.

Pemerintah kabupaten dan kota diminta untuk melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap kebutuhan transportasi di wilayah masing-masing.

Mahyeldi memberikan apresiasi atas pelaksanaan upacara Harhubnas di Kabupaten Solok yang dinilai efektif dalam mendistribusikan kegiatan ke daerah.

Ia berharap pola rotasi tuan rumah ini terus berlanjut ke berbagai kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat guna memicu denyut ekonomi lokal.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan perhubungan yang tetap siaga bertugas di lapangan saat masyarakat luas beristirahat.

“Ketika orang lain tertidur, insan perhubungan masih berada di lapangan untuk memastikan kelancaran arus perjalanan,” ungkapnya.

Rangkaian peringatan tersebut ditutup dengan atraksi paralayang serta penampilan memukau dari Marching Band Taruni Angkatan 10 Politeknik Pelayaran.