Bukittinggi – Ratusan kader PKK dari 18 kabupaten dan kota di Sumatera Barat memadati Istana Bung Hatta untuk mengikuti Wirakarya Jambore Kader PKK ke-XXII sekaligus peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54.
Perhelatan yang berlangsung pada 1 hingga 3 September 2026 ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi menuju Indonesia Emas 2045.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, membuka secara resmi rangkaian acara tersebut dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Mahyeldi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada peran vital kader PKK hingga ke tingkat Dasawisma.
“Kesuksesan, keberhasilan akan sulit kita hadirkan tanpa adanya kolaborasi dan sinergitas dari seluruh pihak,” tegas Mahyeldi dalam sambutannya.
Ia menuntut agar 10 Program Pokok PKK bertransformasi menjadi aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, bukan sekadar rutinitas seremonial.
Gubernur secara khusus menyoroti isu ketahanan pangan keluarga dan pengelolaan sampah rumah tangga sebagai prioritas utama kader di lapangan.
Sebagai panduan praktis, Mahyeldi mendorong pemanfaatan buku “101 Cara Penanggulangan Sampah” untuk diimplementasikan oleh para kader.
Penguatan ketahanan keluarga dipandang sebagai benteng pertahanan utama dalam menangkal ancaman sosial seperti narkoba dan pergaulan bebas.
Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi, mengajak seluruh kader untuk meneguhkan kembali komitmen pengabdian mereka.
“Gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati dirinya dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” ujar Harneli.
Apresiasi tinggi diberikan kepada para kader berprestasi melalui penganugerahan penghargaan Adhi Bhakti.
Sebanyak 12 kader dari Kabupaten Agam menerima penghargaan tersebut, yang terdiri dari 5 penerima Adhi Bhakti Madya dan 7 penerima Adhi Bhakti Pratama.
Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, turut hadir mendampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benni Warlis, dalam acara tersebut.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama BNNP Sumatera Barat.
Selain itu, dilakukan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu melalui kolaborasi strategis dengan BAZNAS.






