Ekonomi

J&T Express Lawan Phishing dengan Kampanye 3C

5778
×

J&T Express Lawan Phishing dengan Kampanye 3C

Share this article

Jakarta – J&T Express meningkatkan kewaspadaan publik terhadap penipuan online dengan menggalakkan kampanye edukatif 3C: Cek, Curiga, Cancel, di tengah maraknya tren belanja online yang juga meningkatkan risiko Phising.

Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap lonjakan laporan penipuan online.

Patroli Siber Kepolisian Republik Indonesia mencatat lebih dari 14.000 aduan penipuan online. Sejumlah modus kejahatan digital mengatasnamakan berbagai perusahaan logistik.

Herline Septia, Brand Manager J&T Express, menyatakan bahwa kampanye 3C merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan literasi digital perusahaan. “Melalui kampanye 3C, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih waspada terhadap pesan, tautan, atau panggilan yang mengatasnamakan J&T Express,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa perusahaan tidak pernah meminta data pribadi atau pembayaran di luar kanal resmi.

Kampanye 3C mengajak masyarakat untuk Selalu periksa kembali kebenaran informasi yang diterima.

Waspada terhadap detail mencurigakan yang meminta data pribadi atau transfer dana. J&T Express tidak pernah meminta pembayaran melalui chat pribadi.

Hentikan interaksi, abaikan, dan jangan klik tautan atau memberikan data jika merasa ragu.

J&T Express memantau sejumlah modus Phising yang mengatasnamakan perusahaan, seperti pesan palsu terkait pengiriman paket via WhatsApp atau SMS, situs web tiruan, dan tawaran pengembalian dana atau biaya tambahan melalui QR code.

“Keamanan pelanggan menjadi prioritas kami. Edukasi publik tentang Phising bukan hanya untuk melindungi pengguna layanan J&T Express, tetapi juga membangun kebiasaan digital yang lebih aman di masyarakat,” pungkas Herline.