Ranah

KAI Integrasikan Hunian dan Transportasi, Bangun Rusun di Kota

348
×

KAI Integrasikan Hunian dan Transportasi, Bangun Rusun di Kota

Sebarkan artikel ini
pt-kai-bangun-rumah-susun-di-4-kota-besar
PT KAI Bangun Rumah Susun di 4 Kota Besar

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memulai proyek ambisius pembangunan rumah susun (rusun) di empat kota besar Indonesia. Langkah ini menandai upaya KAI dalam menciptakan hunian terintegrasi dengan transportasi publik.

Peresmian proyek perdana berlangsung di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (16/3/2026).

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa proyek ini bertujuan mewujudkan ekosistem kota yang lebih terpadu.

“KAI ingin menghadirkan hunian yang dekat dengan transportasi publik, pemanfaatan lahan yang efisien, serta mobilitas yang lebih mudah bagi masyarakat perkotaan,” kata Bobby saat peresmian.

Di Jakarta, KAI akan membangun delapan menara rusun setinggi 12 lantai. Proyek ini terbagi menjadi Blok F seluas 15.014 meter persegi dan Blok G seluas 6.925 meter persegi.

Tipe hunian yang ditawarkan adalah tipe 45 dengan harga Rp 500 juta dan tipe 52 seharga Rp 600 juta.

Blok F akan menampung 1.300 unit tipe 45 dan 250 unit tipe 52. Sementara Blok G menyediakan 500 unit tipe 45 dan 150 unit tipe 52.

Selain Jakarta, KAI juga membangun rusun serupa di dekat Stasiun Kiaracondong, Bandung.

“Di Bandung, lahan seluas 7.600 meter persegi akan dibangun dua tower dengan total 753 unit hunian,” jelas Bobby.

Di Semarang, rusun akan berdiri di Jalan dr. Kariadi di atas lahan seluas 1,2 hektare. Proyek ini mencakup dua menara setinggi 42 lantai dengan total 1.042 unit hunian.

Sementara itu, di Surabaya, KAI membangun dua menara setinggi 52 lantai di Lapangan Mendut dekat Stasiun Surabaya Gubeng. Total hunian yang tersedia mencapai 1.489 unit.

Bobby menjelaskan bahwa pendanaan proyek berasal dari berbagai sumber, termasuk dana internal KAI, pinjaman dalam negeri, dan bagian dari Danantara.

Pembangunan rusun ini juga menjadi bagian dari program 3 juta rumah yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.