Ranah

Kapolda Sumbar Arahkan Anggota Prioritaskan Bantuan Korban Bencana

236
×

Kapolda Sumbar Arahkan Anggota Prioritaskan Bantuan Korban Bencana

Sebarkan artikel ini
kapolda-sumbar-larang-anggota-ambil-libur:-fokus-bantu-korban-bencana
Kapolda Sumbar Larang Anggota Ambil Libur: Fokus Bantu Korban Bencana

Padang – Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, mengeluarkan perintah tegas: seluruh jajaran kepolisian di Sumbar tidak boleh libur.

Perintah ini dikeluarkan untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di lima kabupaten/kota.

“Saya perintahkan seluruh jajaran tidak ada hari libur untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana,” tegas Irjen Pol Gatot saat pelepasan bantuan di Mapolda Sumbar, Sabtu (29/11/2025).

Menurutnya, langkah ini adalah wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, termasuk anggota Polri yang juga menjadi korban bencana alam.

Lima daerah yang menjadi perhatian utama adalah Padang, Agam, Solok Kota, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.

Sejak 25 November, seluruh jajaran telah diperintahkan untuk memberikan bantuan, mulai dari makanan, kesehatan, hingga pembersihan rumah warga dari material banjir bandang.

Bantuan dari Mabes Polri dan sumber lainnya akan segera didistribusikan kepada warga terdampak.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang menjadi korban,” harapnya.

Tinjau Daerah Terparah

Irjen Pol Gatot juga telah meninjau daerah Agam, lokasi terparah akibat banjir dan tanah longsor, melalui udara bersama Basarnas.

“Kita memastikan laporan masyarakat tentang sejumlah titik di Koto Alam dan Palambayan, Agam, yang terisolir,” ungkap Gatot.

Ia memastikan bahwa sejumlah jalan putus akibat banjir dan tanah longsor, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.

Evakuasi warga terluka dan pendistribusian bantuan akan dilakukan melalui udara dengan dua helikopter dari Basarnas dan TNI yang telah disiagakan.

Enam alat berat telah dikirimkan untuk menyelesaikan persoalan jalan putus di Palambayan.

“Tadi kita mendapat laporan dari Sekda ada warga luka terbuka dan butuh pertolongan, kita juga sudah kirim helikopter untuk membawa warga tersebut,” jelasnya.

Ambulans juga telah disiagakan di Bandara Lanud untuk membawa korban ke rumah sakit Bhayangkara.

Fokus utama saat ini adalah Kabupaten Agam, khususnya Palembayan, karena beberapa nagari dan jorong terisolir akibat jalan-jalan yang putus.

“Saat ini kita masuk ke tahapan evakuasi dan rehabilitasi,” kata Gatot.

Kirimkan Satu Kompi Brimob dan K9

Satu kompi Brimob (105 personel) telah dikirimkan ke Palembayan untuk evakuasi dan rehabilitasi.

Selain personel, K9 juga diturunkan untuk membantu evakuasi jenazah yang tertimbun material longsor.

“Khusus Palembayan, kita turunkan 1 Kompi dan K9. Selain itu, kita juga sudah turunkan enam alat berat untuk membantu petugas,” ujarnya.

Selama penanganan bencana, sekitar 2.400 personel telah dikerahkan di berbagai daerah di Sumbar.

“Kita juga dirikan 10 dapur umum, pos pelayanan kesehatan, dan trauma healing bagi anak-anak yang menjadi korban,” jelasnya.

Gatot memastikan keamanan rumah warga yang mengungsi di tenda pengungsian.

“Kita sudah tempatkan anggota untuk menjaga rumah warga yang kosong yang mengungsi di tenda pengungsian. Jadi, kami pastikan keamanan rumah warga di malam hari,” tutupnya.