PeristiwaPolitikRanahSosial

Kapolres Solok Kota Minta Maaf Terkait Pengawalan Rombongan Viral

179
×

Kapolres Solok Kota Minta Maaf Terkait Pengawalan Rombongan Viral

Sebarkan artikel ini
kapolres-solok-kota-minta-maaf-usai-heboh-anak-buah-kawal-rombongan-arteria-dahlan-foto-foto-di-sitinjau-lauik
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik

Solok – Kapolres Solok Kota, AKBP Mas,ud Ahmad, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik menyusul viralnya aksi pengawalan rombongan kendaraan di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat.

Permohonan maaf tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Mapolres Solok Kota, Rabu (15/4/2026).

Aksi pengawalan yang melibatkan jajaran Komisaris PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, termasuk politikus PDI yang juga mantan Anggota DPR RI, Arteria Dahlan, tersebut sebelumnya menuai kritik tajam dari masyarakat.

Terkait insiden tersebut, Polres Solok Kota telah menindak dua personel yang melakukan pengawalan, yakni Briptu SAN dan Bripda SA. Keduanya saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Propam.

AKBP Mas,ud menegaskan bahwa pihaknya akan menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

“Sekali lagi, kami mohon maaf atas nama Polres Solok Kota, atas viralnya kejadian yang mungkin terlihat tidak elok di media sosial,” ujar Mas,ud.

Mengenai kronologi kejadian pada 6 April 2026, Mas,ud menjelaskan bahwa rombongan tersebut sedang dalam perjalanan menuju Kota Solok untuk kunjungan kerja.

Ia menyebut sempat terjadi miskomunikasi antara pihak PT Pusri dengan petugas pengawal akibat kendala jaringan komunikasi.

Saat tiba di tikungan Sitinjau Lauik, kendaraan patroli awalnya hendak mengambil posisi untuk berbelok.

Namun, karena kendaraan rombongan berhenti, anggota sempat mengira rombongan akan memberikan sesuatu, seperti minuman, yang menurutnya sudah menjadi kebiasaan di lokasi tersebut.

“Namun yang terjadi, rombongan keluar kendaraan langsung foto-foto,” jelasnya.