Padang – Kantor Kementerian Haji Kota Padang memastikan distribusi air zamzam untuk jemaah haji asal daerah itu berjalan tertib, aman, dan tepat waktu menjelang kepulangan ke Tanah Air. Dengan pasokan yang sudah tersedia di daerah, jemaah tidak perlu lagi menambah beban perjalanan dengan membawa air zamzam ke dalam kabin pesawat.
Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Padang, H. Zulfahmi, mengimbau jemaah agar tidak menyimpan air zamzam di tas maupun koper kabin. Ketentuan itu mengikuti aturan maskapai internasional yang melarang penumpang membawa cairan ke dalam kabin.
“Air zamzam telah sampai dan sebagian telah dibagikan kepada jemaah melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Kota Padang. Masing-masing jemaah akan menerima satu galon berisi lima liter. Jadi tidak perlu lagi membawa air zamzam dalam kabin pesawat,” kata Zulfahmi.
Dia menegaskan, petugas penerbangan berwenang menindak hingga menyita barang bawaan cair yang melanggar aturan. Karena itu, jemaah diminta tidak memaksakan diri membawa air zamzam secara pribadi demi menjaga kenyamanan, keamanan, dan kelancaran perjalanan pulang.
Sementara itu, distribusi air zamzam tahap kedua dari Kantor Wilayah Kemenhaj Sumatera Barat tiba di Kantor Kementerian Haji Kota Padang pada Kamis (14/5/2026) malam dan berlangsung lancar. Kepala Seksi Layanan dan Fasilitas Pemberdayaan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (FPE2HU) Kantor Kementerian Haji Kota Padang, H. Rizki Ronaldi, menerima langsung logistik tersebut untuk kemudian disalurkan bertahap kepada jemaah.
Rizki menjelaskan, pengiriman malam itu merupakan tahap kedua sebanyak 497 galon. Sebelumnya, pada tahap pertama, pihaknya telah menerima 600 galon air zamzam.
“Dengan telah tibanya air zamzam di daerah, jemaah diharapkan dapat lebih tenang dan fokus menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci tanpa harus repot membawa air zamzam saat perjalanan pulang. Ini merupakan bagian dari wujud nyata layanan prima bagi jemaah haji dari Kementerian Haji,” ujarnya.






