Ranah

Kemensos Serahkan Santunan Korban Bencana Agam Rp2,92 Miliar

146
×

Kemensos Serahkan Santunan Korban Bencana Agam Rp2,92 Miliar

Sebarkan artikel ini
wujud-negara-hadir,-kemensos-serahkan-santunan-rp2,92-m-kepada-123-ahli-waris-korban-bencana-agam
Wujud Negara Hadir, Kemensos Serahkan Santunan Rp2,92 M kepada 123 Ahli Waris Korban Bencana Agam

Lubuk Basung – Kementerian Sosial (Kemensos) RI menggelontorkan dana Rp2,92 miliar sebagai santunan duka bagi keluarga korban bencana alam di Kabupaten Agam. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, bersama Ketua Kelompok Kerja Pemulihan Kemensos RI, Hijrah Manfaluty, menyerahkan santunan secara simbolis di Aula Kantor Bupati Agam, Kamis (15/1).

Hijrah Manfaluty menjelaskan, santunan diberikan kepada 123 ahli waris dari 195 korban meninggal dunia. Setiap ahli waris menerima Rp15 juta.

“Kemensos menyalurkan santunan Rp2,92 miliar kepada 123 ahli waris,” kata Hijrah.

Selain santunan uang tunai, Kemensos juga memberikan bantuan berupa paket kebutuhan pokok.

Menurut Hijrah, santunan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan perhatian kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Semoga santunan ini dapat meringankan beban keluarga korban serta menjadi stimulus untuk memenuhi kebutuhan hidup maupun untuk berusaha,” imbuhnya.

Kemensos sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan lain seperti beras, paket logistik, dan mengoperasikan 10 dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak bencana.

Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, mengapresiasi perhatian besar Kemensos kepada masyarakat Agam.

“Kita bersyukur atas kehadiran Kemensos yang secara langsung menyalurkan santunan kepada ahli waris korban bencana. Semoga santunan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Iqbal.

Iqbal menambahkan, bantuan ini membuktikan kepedulian pemerintah pusat terhadap daerah yang tertimpa musibah.

Pemerintah Kabupaten Agam telah menyampaikan data kerusakan akibat bencana kepada pemerintah pusat sebagai dasar penanganan dan pemulihan lanjutan.

Bencana yang terjadi pada akhir November 2025 lalu menyebabkan 195 korban meninggal dunia yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Agam.

Saat ini, masih ada tujuh korban jiwa lainnya yang dalam proses pengusulan santunan karena menunggu penetapan ahli waris.