Padang – Semangat berbagi di lingkungan MAN 1 Padang pada Idul Adha 1447 H/2026 M meningkat tajam. Tahun ini, keluarga besar madrasah tersebut menyembelih total tujuh ekor sapi dan satu ekor kambing, yang tersebar di lokasi utama serta Kampus II Bungus Teluk Kabung.
Kepala MAN 1 Padang, Afrizal, menyambut positif tren kenaikan jumlah hewan kurban yang konsisten terjadi dalam tiga tahun terakhir. Jika pada 2024 madrasah hanya menyembelih dua sapi dan empat kambing, angka tersebut terus merangkak naik menjadi tiga sapi pada 2025, hingga mencapai puncaknya tahun ini.
“Alhamdulillah, tahun ini kembali meningkat jadi enam sapi dan satu kambing,” ujar Afrizal di sela-sela prosesi penyembelihan yang melibatkan jajaran guru, pegawai, serta para siswa.
Guna memastikan distribusi daging berjalan tertib dan tepat sasaran, panitia telah menyiapkan 217 kupon. Paket daging tersebut disalurkan secara merata kepada siswa yang membutuhkan serta masyarakat di sekitar lingkungan madrasah, dengan alokasi sekitar 30 paket untuk setiap Rukun Tetangga (RT).
Bagi Afrizal, ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan instrumen strategis untuk mempererat silaturahmi antara madrasah dan warga sekitar. Ia memandang kegiatan ini sebagai wujud syukur para Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus sarana internalisasi nilai-nilai kepedulian sosial.
“Melalui pembagian daging kurban ini, kita menginternalisasikan nilai-nilai kepedulian, mengetuk pintu keberkahan, serta menebar kebahagiaan bagi sesama yang membutuhkan,” tuturnya.
Pencapaian ini tidak lepas dari sistem partisipasi yang terencana. Pihak madrasah telah mengimbau seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, untuk berkurban sejak jauh hari. Kemudahan akses diberikan melalui fasilitas menabung di koperasi madrasah atau pendaftaran langsung ke panitia.
Ke depan, MAN 1 Padang menargetkan program “Kurban Akbar” agar seluruh pegawai dapat berpartisipasi tanpa terkecuali. Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan distribusi daging kurban sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara menyeluruh oleh seluruh siswa di lingkungan madrasah.






