OlahragaRanah

KONI Sumbar Siapkan Pelatih, Targetkan 10 Besar PON

209
×

KONI Sumbar Siapkan Pelatih, Targetkan 10 Besar PON

Sebarkan artikel ini
koni-sumbar-kumpulkan-pelatih-binaan,-matangkan-roadmap-menuju-pon-2028
KONI Sumbar Kumpulkan Pelatih Binaan, Matangkan Roadmap Menuju PON 2028

Padang – Sumatera Barat membidik posisi 10 besar dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Untuk mencapai ambisi tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menyiapkan strategi matang.

KONI Sumbar mengumpulkan puluhan pelatih dari berbagai cabang olahraga, Selasa (10/3/2026), di Ruang Sidang Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang.

Pertemuan ini bertujuan untuk memaparkan roadmap pembinaan olahraga Sumbar yang akan berjalan mulai Maret hingga Desember 2026.

Selain itu, KONI juga melakukan evaluasi terhadap hasil tes atlet sebagai bagian krusial dari persiapan menuju PON 2028.

Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan bahwa target utama Sumatera Barat adalah menembus 10 besar nasional.

“10 besar PON menjadi target kita,” tegas Hamdanus.

Hamdanus mengapresiasi kinerja tim monitoring dan evaluasi (monev) Pelatprov serta para pelatih yang telah ditetapkan oleh pengurus provinsi cabang olahraga.

“KONI tidak ada nilai kalau tidak berprestasi,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa pelatih yang dipilih memiliki pengalaman di tingkat nasional dan internasional.

Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Dr. Septri, mengungkapkan bahwa 35 cabang olahraga akan dibina dalam program Pelatprov.

Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Sumbar telah melaksanakan tes fisik, kesehatan, dan psikotes terhadap atlet sebagai tahap awal.

“Tes pertama ini bukan untuk menyeleksi atlet, tetapi untuk melihat baseline awal atlet,” jelas Septri.

Tes kedua rencananya akan digelar pada Mei mendatang untuk mengevaluasi performa atlet.

Septri menargetkan 19 medali emas dan menembus 10 besar nasional pada PON 2028.

Target ini dinilai realistis jika setiap cabang olahraga mampu menyumbangkan medali emas.

KONI Sumbar mengelompokkan atlet dalam empat kategori, yaitu atlet andalan, prioritas, potensial, dan binaan.

Ketua Pelatprov KONI Sumbar, Dr. Risky Syahputra, menegaskan bahwa program Pelatprov berbasis data hasil tes atlet.

Tujuannya adalah agar pembinaan lebih terukur dan efektif.

“Pelatprov tidak lagi hanya berbasis asumsi, tetapi menggunakan data dari tes fisik, kesehatan, dan psikologi atlet,” pungkas Risky.