Padang – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggandeng Universitas Negeri Padang (UNP) untuk meningkatkan kompetensi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Kerja sama ini diwujudkan melalui pelatihan intensif yang berfokus pada tiga bidang utama, yaitu Bahasa Jepang, Bahasa Inggris, dan perhotelan.
Sebanyak 20 alumni terbaik UNP yang juga calon wisudawan mengikuti pelatihan yang berlangsung dari September hingga Desember 2025.
Direktur Peningkatan Kapasitas Penggerak Migran Indonesia, Raden Roro Lia Parasiana, mengapresiasi langkah UNP dalam mempersiapkan PMI yang unggul.
“Ini merupakan wujud nyata keseriusan pemerintah dalam menyiapkan pekerja migran yang unggul,” ujarnya saat membuka acara.
Wakil Rektor UNP, Deski Beri, menekankan pentingnya sinergi antara KP2MI dan Migran Center UNP dalam membekali calon PMI.
Pelatihan bahasa Jepang akan berlangsung hingga 21 November. Sementara itu, pelatihan bahasa Inggris diadakan di Kampus Air Tawar dengan fasilitas asrama.
Peserta pelatihan perhotelan akan dibekali keterampilan sebagai barista dan pelayan, sesuai dengan permintaan pasar kerja global.
Ketua Pelaksana, Efni Cerya, menjelaskan bahwa pelatihan dirancang secara intensif untuk membekali peserta dengan keterampilan yang dibutuhkan.
Program ini diharapkan dapat memberikan bekal yang memadai bagi calon PMI agar mampu bersaing dan terlindungi hak-haknya di tingkat internasional.






