Ranah

Libur Sekolah Dongkrak IKK, Belanja Pemerintah Harus Cepat

151
×

Libur Sekolah Dongkrak IKK, Belanja Pemerintah Harus Cepat

Sebarkan artikel ini
mari-elka-yakin-indeks-keyakinan-konsumen-terdorong-liburan
Mari Elka Yakin Indeks Keyakinan Konsumen Terdorong Liburan

Jakarta – Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) diprediksi menguat pada kuartal I tahun ini. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menyebut momentum libur sekolah dan hari besar keagamaan menjadi pendorong utama.

Wakil Ketua DEN, Mari Elka Pangestu, meyakini konsumsi domestik akan menjadi kunci penguatan IKK.

“Di kuartal pertama ini karena ada Lebaran, ada liburan-liburan (keagamaan lainnya), ini (IKK) pasti akan juga terdorong,” ujar Mari Elka di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Namun, Mari Elka menekankan pentingnya pencairan dan belanja pemerintah yang tepat waktu. Hal ini untuk mendukung tren positif tersebut.

Data Bank Indonesia (BI) mencatat IKK sempat mencapai level tertinggi pada Januari 2025, yaitu 127,2.

Setelah sempat menurun hingga 115 pada September 2025, IKK kembali menguat menjadi 123,5 pada Desember 2025 dan 127 pada Januari 2026.

Mari Elka mengingatkan pemerintah untuk menjaga kelancaran perputaran fiskal di awal tahun.

Ia menyoroti pengalaman kuartal I 2025, di mana belanja fiskal terhambat akibat transisi pemerintahan dan realokasi anggaran.

“Nah tahun ini, itu tidak boleh terjadi keterlambatan di dalam belanja ya, karena itulah yang akan mendorong pertumbuhan juga di kuartal I,” tegasnya.

Selain konsumsi domestik, Mari Elka juga menyoroti pentingnya mengembalikan kepercayaan investor.

Isu keberlanjutan fiskal dan inkonsistensi kebijakan pemerintah yang diangkat lembaga internasional seperti MSCI dan Moody’s Rating menjadi perhatian.

Ia menekankan pentingnya reformasi pasar modal domestik sebelum peninjauan rating Indonesia oleh MSCI pada Mei 2026.

Deregulasi untuk memperbaiki iklim investasi juga menjadi kunci untuk menarik relokasi investasi global.

Mari Elka menambahkan, perjanjian dagang yang menguntungkan dengan Amerika Serikat akan menjadi peluang besar untuk menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja.