Ranah

Maanta Pabukoan Hidupkan Payakumbuh, Lestarikan Budaya Minang

115
×

Maanta Pabukoan Hidupkan Payakumbuh, Lestarikan Budaya Minang

Sebarkan artikel ini
satu-nagari-satu-event:-nagari-tiakar-hidupkan-kembali-tradisi-maanta-pabukoan-di-payakumbuh
Satu Nagari Satu Event: Nagari Tiakar Hidupkan Kembali Tradisi Maanta Pabukoan di Payakumbuh

Payakumbuh – Tradisi Maanta Pabukoan kembali semarak di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Minggu (5/10/2025). Warisan budaya Minangkabau ini dihidupkan kembali melalui program Satu Nagari Satu Event.

Nagari Tiakar menjadi tuan rumah perayaan Maanta Pabukoan yang menampilkan prosesi mengantar hidangan berbuka puasa dari keluarga menantu perempuan ke rumah mertua.

Tradisi ini menjadi simbol penghormatan dan mempererat silaturahmi antar keluarga.

Para perempuan Nagari Tiakar tampil anggun dalam balutan baju kuruang dan tikuluak kompong sambil menjunjung dulang berisi hidangan istimewa.

Hidangan yang dibawa meliputi nasi, sampodeh dagiang, semur ayam, pangek masin ikan kalai, sambal goreng, serta kue tradisional seperti serabi, bubua cande, dan onde-onde.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, mengapresiasi upaya pelestarian tradisi ini sebagai bagian dari jati diri masyarakat Minangkabau.

“Melestarikannya berarti menjaga nilai-nilai yang diwariskan para leluhur,” ujarnya.

Pemerintah Kota Payakumbuh terus mendukung lembaga adat seperti Kerapatan Adat Nagari (KAN) dan Bundo Kanduang.

Program Satu Nagari Satu Event menjadi salah satu wujud dukungan tersebut.

Elzadaswarman menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kesinambungan tradisi.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, termasuk perwakilan KAN dari 10 nagari, jajaran Bundo Kanduang, serta Rang Mudo dan Puti Bungsu Nagari Tiakar.

Maanta Pabukoan kini dikembangkan menjadi potensi wisata budaya, selain sebagai penghormatan keluarga.