EkonomiPolitikRanah

Menteri Keuangan Dukung Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

162
×

Menteri Keuangan Dukung Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

Sebarkan artikel ini
purbaya-jagokan-thomas-djiwandono-jadi-deputi-gubernur-bi
Purbaya Jagokan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dukungannya secara terbuka terhadap Thomas Djiwandono sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Dukungan ini muncul di tengah sorotan sejumlah ekonom terkait independensi bank sentral.

Purbaya meyakinkan publik bahwa pemerintah tidak akan mengintervensi kebijakan moneter BI jika Thomas terpilih.

“Ya, saya sih berharap wakil menteri saya yang terpilih. Namanya juga teman,” kata Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Senin (26/1/2026).

Menurut Purbaya, Thomas Djiwandono memiliki kapasitas untuk memperkuat kebijakan moneter BI. Thomas merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto.

Sejumlah ekonom sebelumnya mengkritik pencalonan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI. Mereka menilai hal ini sebagai upaya pemerintah untuk mencampuri independensi bank sentral.

Namun, Purbaya menepis anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa terpilihnya Thomas tidak akan membuat kebijakan moneter berada di bawah kendali kebijakan fiskal pemerintah.

“Setelah di sana, ya dia di sana. Saya tidak bisa mengendalikan dia. Cuman kan kalau pemikirannya lebih luas, dia bisa memberikan masukan yang berbeda, dan saling berdiskusi tentang kebijakan moneter sana,” jelas Purbaya.

Komisi XI DPR telah memilih Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI setelah melalui uji kelayakan dan kepatutan pada Senin (26/1/2026).

Selain Thomas, terdapat dua kandidat lain yang bersaing untuk posisi tersebut. Mereka adalah Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Solikin Juhro dan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono.

Solikin telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan pada Jumat sebelumnya. Dicky Kartikoyono dijadwalkan untuk memaparkan visi dan misinya pada Senin (26/1/2026).