RanahSosial

Merry Warlis Tekankan Peran Posyandu dalam SPM Agam

238
×

Merry Warlis Tekankan Peran Posyandu dalam SPM Agam

Sebarkan artikel ini
ny.-merry-benni-warlis-tekankan-peran-strategis-kader-posyandu-dalam-spm
Ny. Merry Benni Warlis Tekankan Peran Strategis Kader Posyandu Dalam SPM

Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam terus berupaya meningkatkan pelayanan dasar di tingkat nagari. Salah satu langkahnya adalah dengan memberikan pembekalan implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) kepada kader posyandu se-Kabupaten Agam.

Pembekalan ini berlangsung di Ballroom Hotel Sakura Syariah, Lubuk Basung, Senin (17/11).

Ketua TP-PKK Agam, Merry Benni Warlis, hadir sebagai narasumber dan menekankan pentingnya peran kader dalam menggerakkan enam bidang SPM di masyarakat.

“SPM bukan sekadar dokumen aturan, tetapi standar layanan yang wajib diterima seluruh masyarakat, terutama kelompok rentan,” tegas Merry.

Kelompok rentan yang dimaksud adalah ibu, anak, dan lansia. Kader posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat di nagari.

“Kader posyandu bukan hanya mengurus timbang bayi, tetapi membantu memastikan masyarakat memperoleh layanan minimal yang menjadi hak mereka,” jelasnya.

Enam bidang SPM meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, hingga bidang sosial.

Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta, terdiri dari kader posyandu nagari dan kasi PMN kecamatan se-Kabupaten Agam.

Merry berharap, pembekalan ini dapat meningkatkan pemahaman kader posyandu tentang peran mereka dalam mendukung pelaksanaan SPM di lapangan.

Dalam implementasi SPM, kolaborasi lintas sektor juga menjadi kunci. Sebanyak 12 OPD terlibat, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Sosial.

Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan dasar yang lebih terpadu dan responsif di tingkat nagari.

“Ketika semua OPD bergerak bersama, kader posyandu tidak berjalan sendirian,” ujar Merry.

“Mereka punya ruang koordinasi untuk melaporkan persoalan, meminta pendampingan, dan mendapat solusi cepat. Inilah wujud nyata pemerintahan yang hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.