Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menerima bantuan ratusan juta rupiah untuk mempercepat pemulihan pasca bencana banjir dan longsor. Bantuan ini terdiri dari uang tunai dan ratusan kasur.
Donasi uang tunai sebesar Rp100 juta berasal dari Perkumpulan Sosial Himpunan Tjinta Teman Padang.
Selain itu, Pemko Padang juga menerima 200 unit kasur dari Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang dan PT Nindya Karya.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kepedulian berbagai pihak. Ia menilai bantuan ini sangat berarti bagi warga yang terdampak bencana.
“Mewakili masyarakat Kota Padang, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Fadly, Senin (1/12/2025).
Fadly menjelaskan, dana Rp100 juta akan diprioritaskan untuk pengadaan peralatan keluarga, logistik, serta operasional penanganan bencana.
Sementara itu, 200 unit kasur akan segera didistribusikan ke wilayah terdampak sesuai dengan kebutuhan lapangan.
“Kita tentu berharap bencana tidak terjadi lagi, upaya pemulihan berjalan dengan optimal,” jelas Fadly.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mencatat, bencana banjir dan longsor telah berdampak terhadap 31.845 jiwa.
Sebanyak 4.456 jiwa masih berada di pengungsian, dan 12 warga meninggal dunia akibat bencana ini.
Selain itu, lebih dari 100 unit rumah warga mengalami kerusakan berat, sedang, dan ringan.
Fadly menambahkan, pendistribusian bantuan dari Posko Utama telah mencapai 90 persen. Ia meminta camat dan lurah untuk mempercepat penyaluran bantuan agar tidak ada yang tertahan di posko.






