Payakumbuh – Liga Sepak Bola Asosiasi Kota (ASKOT) PSSI Kota Payakumbuh 2025 telah resmi berakhir. Penutupan liga berlangsung meriah di GOR M. Yamin, Payakumbuh Timur, Selasa (16/12/2025) malam.
Ratusan atlet, orang tua, dan pemerhati olahraga memadati lokasi acara.
Wali Kota Payakumbuh, Ketua DPRD, unsur FORKOPIMDA, dan sejumlah kepala OPD turut hadir dalam upacara penutupan tersebut.
Ketua Askot PSSI Kota Payakumbuh, Diki Engla, melaporkan kesuksesan penyelenggaraan liga yang diikuti ribuan atlet dari berbagai usia.
Partai final U-20 menjadi penutup rangkaian pertandingan yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kapten Tantawi.
“Alhamdulillah, Liga Askot PSSI Kota Payakumbuh 2025 telah berakhir dengan sukses. Sebanyak 400 pertandingan telah terlaksana dengan baik di berbagai lapangan,” kata Diki.
Diki juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Payakumbuh dan Forkopimda atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan Liga Askot.
Ketua KONI Kota Payakumbuh, Yengki Oktrio, menekankan pentingnya olahraga sebagai solusi untuk menyelamatkan generasi muda dari hal-hal negatif.
“Olahraga adalah salah satu cara menjauhkan atlet dan generasi muda dari perilaku yang merusak. Olahraga adalah solusi penyelamat generasi muda,” tegasnya.
Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya melahirkan atlet berprestasi di Kota Payakumbuh.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, secara resmi menutup Liga ASKOT PSSI Kota Payakumbuh 2025. Ia menegaskan komitmen Pemko Payakumbuh untuk memajukan olahraga, khususnya sepak bola.
“Sepak bola Kota Payakumbuh harus juara dalam PORPROV nantinya. Liga ini sebagai ajang pembinaan, tidak hanya mencari juara, tetapi juga membentuk karakter atlet dan menjunjung sportivitas,” ujar Zulmaeta.
Dalam acara penutupan, dilakukan pemberian hadiah dan uang pembinaan kepada para juara liga di berbagai kategori usia.






