RanahTeknologi

Payakumbuh Luncurkan Big Data Geospasial, Dorong Smart City

413
×

Payakumbuh Luncurkan Big Data Geospasial, Dorong Smart City

Sebarkan artikel ini
perkuat-smart-city,-pemko-payakumbuh-hadirkan-big-data-berbasis-geospasial
Perkuat Smart City, Pemko Payakumbuh Hadirkan BIG DATA Berbasis Geospasial

Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh resmi meluncurkan Beranda Informasi Geospasial Data Analitik Tematik Akurat (BIG DATA), Kamis (4/12/2025).

Inisiatif ini bertujuan memperkuat perencanaan pembangunan daerah.

Kepala Bappeda Payakumbuh, Syafwal, menekankan pentingnya data yang lebih mikro dan berbasis geospasial.

Menurutnya, data statistik yang ada selama ini masih bersifat makro.

“Tingginya angka gini rasio menunjukkan bahwa kue pembangunan masih dominan dinikmati kelompok ekonomi menengah atas,” ujarnya.

Syafwal menambahkan, program pembangunan belum sepenuhnya efektif mengatasi tantangan seperti pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan.

Peluncuran BIG DATA menegaskan komitmen Pemko Payakumbuh dalam mewujudkan tata kelola data yang terintegrasi, valid, dan akurat.

Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

BIG DATA menjadi tonggak penting dalam transformasi digital Pemko Payakumbuh.

Inovasi ini merupakan Aksi Perubahan dari Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) II Tahun 2025.

BIG DATA digagas oleh Faisal, Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda, melalui kolaborasi lintas OPD.

BIG DATA menawarkan dua layanan utama: Beranda Digital dan Beranda Fisikal.

Beranda Digital dapat diakses melalui website Pemko Payakumbuh dan berfungsi sebagai Simpul Jaringan Informasi Geospasial Daerah (JIGD).

GIS Portal Kota Payakumbuh meraih Kategori Unggul dari Badan Informasi Geospasial (BIG) tahun 2025.

Fitur Data Analitik Tematik menyajikan data geospasial untuk 15 tematik sesuai Program Prioritas Nasional.

Beranda Fisikal adalah ruang konsultasi di Bappeda untuk peningkatan kapasitas dan pendampingan bagi Admin Geospasial.

Layanan BIG DATA juga didukung oleh Program Studi Geografi Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Program Magang Berdampak.

BIG DATA berfungsi sebagai dasar penyelarasan pembangunan daerah dengan Program Prioritas Nasional.

Hal ini memungkinkan Pemko Payakumbuh menyusun proposal kepada Pemerintah Pusat dengan kelengkapan Readiness Criteria berbasis bukti.

Pemko Payakumbuh mengapresiasi kontribusi data dari seluruh OPD dan dukungan teknis dari Dinas Komunikasi dan Informatika.

Kabid IPW Bappeda Payakumbuh berharap kolaborasi ini semakin solid.

“Mari kita jadikan BIG DATA ini sebagai langkah untuk membangun ekosistem data yang kuat, terbuka, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kota Payakumbuh, menuju cita-cita Payakumbuh sebagai Smart City,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Kepala OPD se-Kota Payakumbuh.