EkonomiRanah

Pefindo Proyeksi Penerbitan Obligasi Korporasi 2026 Capai Rp 175 Triliun

374
×

Pefindo Proyeksi Penerbitan Obligasi Korporasi 2026 Capai Rp 175 Triliun

Sebarkan artikel ini
pefindo-prediksi-penerbitan-obligasi-korporasi-rp-175-t
Pefindo Prediksi Penerbitan Obligasi Korporasi Rp 175 T

Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memproyeksikan pasar surat utang korporasi di Indonesia pada tahun 2026 akan tetap bergairah. Pefindo memperkirakan total penerbitan surat utang korporasi akan mencapai angka antara Rp 154 triliun hingga Rp 196,86 triliun, dengan proyeksi titik tengah di Rp 175,77 triliun.

Proyeksi yang stabil ini didukung oleh sejumlah faktor fundamental. Kepala Divisi Riset Pefindo, Suhindarto, menjelaskan bahwa tingginya nilai surat utang korporasi yang akan jatuh tempo pada tahun 2026 menjadi pendorong utama. Tercatat, sekitar Rp 124,12 triliun obligasi korporasi dijadwalkan lunas antara Mei hingga Desember 2026.

Besarnya nilai jatuh tempo tersebut diperkirakan akan memicu aktivitas refinancing yang masif. Perusahaan diprediksi akan kembali ke pasar modal untuk menerbitkan surat utang baru guna memenuhi kewajiban pembayaran. Selain itu, kebutuhan pembiayaan untuk ekspansi bisnis juga diperkirakan tetap kuat, seiring dengan stabilitas kondisi perekonomian domestik. Kombinasi kedua faktor ini memperkuat prospek penerbitan surat utang korporasi di tahun mendatang.

Namun, Pefindo juga mengingatkan adanya potensi tantangan yang perlu diwaspadai. Risiko geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah, dapat memicu volatilitas pasar dan kenaikan imbal hasil. Tekanan terhadap nilai tukar Rupiah juga menjadi faktor risiko. Depresiasi Rupiah berpotensi meningkatkan inflasi impor, yang pada akhirnya dapat mendorong kenaikan imbal hasil obligasi.

Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memproyeksikan pasar surat utang korporasi di Indonesia pada tahun 2026 akan tetap bergairah. Pefindo memperkirakan total penerbitan surat utang korporasi akan mencapai angka antara Rp 1