PemerintahanRanah

Pemkab Agam dan Korps Brimob Akselerasi Pemulihan Pascabencana

133
×

Pemkab Agam dan Korps Brimob Akselerasi Pemulihan Pascabencana

Sebarkan artikel ini
bupati-sambut-kunjungan-teknisi-jibom-utama,-bahas-penanganan-pascabencana-di-agam
Bupati Sambut Kunjungan Teknisi Jibom Utama, Bahas Penanganan Pascabencana di Agam

Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam menggandeng Korps Brimob Polri untuk mempercepat pemulihan wilayah pascabencana hidrometeorologi. Langkah strategis ini dimatangkan melalui pertemuan antara Bupati Agam, Benni Warlis, dengan Teknisi Jibom Utama, Brigjen Pol. Yopie Indra Prasetya Sepang, di Rumah Dinas Bupati Agam, Jumat (22/5).

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd Lutfi AR, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut, kedua pihak melakukan evaluasi mendalam terkait progres rehabilitasi. Fokus utama diskusi tertuju pada pemetaan hambatan di lapangan yang selama ini memperlambat proses pemulihan pascabencana.

Sejumlah sektor vital menjadi prioritas dalam agenda percepatan ini, mulai dari pemulihan lahan pertanian, perbaikan fasilitas pendidikan, hingga pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak. Selain itu, pemulihan aksesibilitas melalui perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi perhatian khusus agar mobilitas masyarakat segera kembali normal.

Benni Warlis menekankan bahwa sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan aparat keamanan merupakan kunci utama keberhasilan rehabilitasi dan rekonstruksi. Ia memberikan apresiasi tinggi atas dukungan berkelanjutan yang diberikan jajaran Brimob dalam upaya memulihkan kondisi daerah.

Menanggapi hal tersebut, Brigjen Pol. Yopie Indra Prasetya Sepang menegaskan komitmen penuh pihaknya untuk terus mengawal penanganan pascabencana. Ia memastikan Brimob akan terus mengedepankan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor agar berbagai kendala di lapangan dapat teratasi secara efektif dan efisien.

Melalui penguatan koordinasi ini, kedua belah pihak optimistis proses normalisasi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memacu pembangunan kembali wilayah-wilayah yang terdampak bencana di Kabupaten Agam.