Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam menggalang solidaritas kemanusiaan bagi korban bencana di Nusa Tenggara Timur melalui aksi pengumpulan dana di sela pengajian rutin mingguan, Senin (31/8).
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati tersebut melibatkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono, didapuk sebagai penceramah dengan mengulas perspektif Alquran dalam menyikapi fenomena bencana alam.
Rahmad menekankan bahwa kitab suci umat Islam menyediakan panduan komprehensif bagi manusia untuk tetap teguh saat menghadapi ujian kehidupan.
Ia mendorong jajaran pemerintah untuk menjadikan bencana sebagai sarana introspeksi diri sekaligus momentum meningkatkan ketakwaan.
“Dalam menghadapi bencana, kita perlu memperkuat keimanan, bersabar, berikhtiar, serta saling membantu,” tegas Rahmad.
Bupati Agam, Benni Warlis, merespons pesan tersebut dengan menginstruksikan seluruh kepala OPD agar mengintegrasikan nilai-nilai Alquran ke dalam landasan operasional kerja.
Benni menegaskan bahwa pemerintah memikul kewajiban moral untuk memberikan perlindungan serta pelayanan maksimal bagi masyarakat yang terdampak musibah.
“Ketika bencana terjadi, jangan hanya melihatnya sebagai musibah, tetapi juga sebagai momentum untuk bermuhasabah, memperkuat keimanan dan meningkatkan kepedulian kepada sesama,” tutur Benni.
Ia menuntut kesiapsiagaan penuh dari seluruh jajaran pemerintah daerah agar setiap penanganan bencana dapat dieksekusi secara cepat dan tepat.
Terkait penggalangan dana untuk NTT, Benni berharap kontribusi tersebut mampu meringankan beban para penyintas di wilayah terdampak.
“Semoga apa yang kita berikan, meskipun tidak seberapa, dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah,” pungkasnya.






