Solok Selatan – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengerahkan tujuh tim khusus untuk mengawal jalannya proses penerimaan murid baru dan masa pengenalan sekolah secara serentak.
Operasi pengawasan ini menyasar seluruh satuan pendidikan mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMP yang tersebar di tujuh kecamatan.
Langkah strategis tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan sesuai koridor regulasi yang ditetapkan.
Jajaran pimpinan daerah, termasuk Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah, terjun langsung ke lapangan guna meninjau kesiapan sekolah secara menyeluruh.
Tim melakukan inspeksi mendalam untuk menjamin transparansi, objektivitas, serta akuntabilitas dalam setiap tahapan seleksi siswa baru.
Selain urusan administratif, pengawasan juga difokuskan pada penyelenggaraan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang harus berlangsung edukatif dan ramah anak.
Para pejabat berkomitmen menutup celah sekecil apa pun bagi praktik perundungan di lingkungan sekolah.
Dalam tinjauan tersebut, dialog terbuka dilakukan bersama pihak sekolah guna memetakan kesiapan sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan, H. Hamudis, menuturkan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga standar mutu pendidikan.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh sekolah melaksanakan SPMB sesuai regulasi yang berlaku dan MPLS Ramah benar-benar menjadi sarana pembentukan karakter serta pengenalan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik baru,” tegas Hamudis.
Kehadiran jajaran pemerintah di lapangan sekaligus berfungsi sebagai pendamping agar proses transisi murid baru berjalan dengan optimal.
Pemerintah menaruh harapan besar agar seluruh rangkaian agenda tahunan ini memberikan dampak positif bagi pelayanan pendidikan masyarakat.
Nantinya, hasil evaluasi lapangan ini akan menjadi acuan kebijakan strategis untuk mendongkrak kualitas pendidikan di Solok Selatan di masa mendatang.





