Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Badan Pusat Statistik (BPS) meluncurkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026 di tiga kelurahan. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas data statistik di tingkat kelurahan melalui keterlibatan aktif masyarakat dan pembinaan berkelanjutan.
Kepala Dinas Kominfo Payakumbuh, Kurniawan Saputra, menekankan pentingnya data yang akurat untuk perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terbuka dalam memberikan data yang sebenarnya, sehingga data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil.
“Kita mendukung pencanangan Desa Cinta Statistik 2026 bukan hanya dalam bentuk slogan, tetapi bagaimana kita bersama melaksanakannya dan menyukseskannya di lapangan,” ujar Kurniawan. Ia berharap program ini berjalan optimal dengan peran aktif semua pihak.
Kegiatan pencanangan ini juga ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama dan pengukuhan agen statistik Desa Cantik. Agen-agen ini akan menjadi motor penggerak pengelolaan data di tingkat kelurahan.
Kepala BPS Kota Payakumbuh, Chardiman, menjelaskan bahwa pihaknya akan terus membina penyelenggaraan statistik di kelurahan agar sesuai dengan ketentuan. “Kita perlu agen-agen statistik di kelurahan Desa Cantik sehingga output yang dihasilkan lebih berkualitas,” katanya.
Tahun ini, tiga kelurahan menjadi lokasi pembinaan program Desa Cantik, yaitu Padang Data Tanah Mati, Koto Tangah, dan Bulakan Balai Kandi. Masing-masing kelurahan akan memiliki tiga agen statistik yang bertugas menggerakkan kegiatan statistik di wilayahnya.
Chardiman berharap melalui program ini, kelurahan semakin matang dalam menyusun perencanaan pembangunan berbasis data. Jangka panjangnya, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya statistik dan mampu memberikan data yang akurat.
Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) meluncurkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026. Program ini menyasar tiga kelurahan dengan tujuan utama meningkatkan kualitas data statistik di tingkat kelurahan melalui partisipasi aktif masyarakat dan pembinaan yang berkelanjutan.
Kepala Dinas Kominfo Payakumbuh, Kurniawan Saputra, menegaskan bahwa akurasi data sangat krusial dalam perumusan kebijakan serta perencanaan pembangunan daerah. Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan data yang sebenarnya agar hasil statistik mencerminkan kondisi riil di lapangan.
“Kami mendukung pencanangan Desa Cinta Statistik 2026 bukan sekadar slogan, melainkan bagaimana kita bersama-sama melaksanakannya dan menyukseskannya di lapangan,” ujar Kurniawan. Ia berharap program ini dapat berjalan optimal berkat peran aktif semua pihak.
Acara pencanangan ini turut ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama dan pengukuhan agen statistik Desa Cantik. Para agen ini nantinya akan berperan sebagai penggerak utama dalam pengelolaan data di tingkat kelurahan.
Kepala BPS Kota Payakumbuh, Chardiman, menjelaskan bahwa pihaknya akan terus memberikan pembinaan terhadap penyelenggaraan statistik di kelurahan agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kita membutuhkan agen-agen statistik di kelurahan Desa Cantik agar output yang dihasilkan lebih berkualitas,” ungkapnya.
Tahun ini, tiga kelurahan terpilih menjadi lokasi pembinaan program Desa Cantik, yaitu Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kelurahan Koto Tangah, dan Kelurahan Bulakan Balai Kandi. Masing-masing kelurahan akan memiliki tiga agen statistik yang bertugas menggerakkan kegiatan statistik di wilayahnya.
Chardiman berharap melalui program ini, kelurahan dapat lebih matang dalam menyusun perencanaan pembangunan yang berbasis data. Jangka panjangnya, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya statistik dan mampu memberikan data yang akurat.






