PADANG PANJANG – Pemerintah Kota Padang Panjang mulai mengeksekusi pembangunan 10 unit hunian tetap (huntap) bagi penyintas banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Proyek ini mengadopsi teknologi konstruksi Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) guna memastikan hunian yang kokoh, layak huni, dan efisien.
Prosesi peletakan batu pertama dilaksanakan di kawasan Rusunawa Kelurahan Tanah Hitam, Jumat (12/6/2026). Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, memimpin langsung seremoni tersebut dengan didampingi Wakil Wali Kota Allex Saputra serta perwakilan PT Semen Padang, Ridwan Muchtar, yang menjabat sebagai Kepala Departemen Bisnis Non Semen dan Produk Turunan (BNSPT).
Setiap unit hunian dirancang dengan luas 36 meter persegi. Untuk merampungkan seluruh bangunan dalam target waktu dua bulan, kontraktor akan menggunakan 35.000 unit Sepablock dengan alokasi anggaran mencapai Rp80 juta per unit.
Wakil Wali Kota Allex Saputra menekankan bahwa pembangunan ini melampaui sekadar pemenuhan kebutuhan fisik. Baginya, langkah tersebut merupakan upaya konkret dalam memulihkan harapan serta memberikan kepastian tempat tinggal bagi warga yang kehilangan rumah akibat bencana.
“Pembangunan huntap yang kita mulai hari ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan, rasa aman, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Allex.
Inisiatif ini merupakan bagian dari tahap ketiga strategi pemulihan pascabencana di Padang Panjang. Pendanaan proyek sepenuhnya bersumber dari kelebihan dana darurat bencana yang dihimpun melalui kontribusi masyarakat serta para perantau asal daerah tersebut.
Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyambut positif kepercayaan pemerintah daerah terhadap inovasi produk mereka. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa inovasi yang kami kembangkan mampu memberikan manfaat nyata. Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat untuk mendukung berbagai program pembangunan ke depan,” pungkas Win.






