Ranah

Pemkot Pariaman Optimalkan Pengembangan Bakat Seni Siswa melalui FLS3N

127
×

Pemkot Pariaman Optimalkan Pengembangan Bakat Seni Siswa melalui FLS3N

Sebarkan artikel ini
fls3n-2026-kota-pariaman-dibuka,-yota-balad-dorong-siswa-kembangkan-talenta-seni-dan-sastra
FLS3N 2026 Kota Pariaman Dibuka, Yota Balad Dorong Siswa Kembangkan Talenta Seni dan Sastra

Pariaman – Sebanyak 159 pelajar tingkat SD dan SMP di Kota Pariaman unjuk kreativitas dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tahun 2026. Kompetisi yang menjadi wadah pengembangan bakat generasi muda ini resmi dibuka oleh Walikota Pariaman, Yota Balad, di Aula Balaikota Pariaman pada Senin (18/5).

Yota Balad menegaskan, penyelenggaraan ajang ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam mendukung manajemen talenta nasional di bidang seni dan sastra. Pihaknya berupaya menyediakan ruang apresiasi yang memadai agar potensi luar biasa yang dimiliki para pelajar dapat terus terasah dan berkembang.

“Kami ingin memastikan bakat-bakat luar biasa yang dimiliki anak-anak kita mendapatkan ruang apresiasi yang tepat agar terus tumbuh dan berkembang,” ujar Yota Balad.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas di atas ambisi untuk menang. Menurutnya, proses kreatif yang dijalani siswa selama perlombaan jauh lebih berharga daripada sekadar hasil akhir. Harapannya, para peserta mampu menampilkan performa terbaik agar nantinya dapat mewakili Kota Pariaman di kancah yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, menjelaskan bahwa perhelatan ini berlangsung selama dua hari, yakni 18 hingga 19 Mei 2026. Lokasi perlombaan dipusatkan di dua titik, yakni Aula Balaikota Pariaman dan SMP Negeri 4 Pariaman.

“Terdapat tujuh cabang lomba untuk jenjang SD dan delapan cabang lomba untuk jenjang SMP,” ungkap Hertati.

Rinciannya, tingkat SD mempertandingkan gambar bercerita, menyanyi solo, kriya, mendongeng, menulis cerita, pantomim, dan tari. Sementara untuk jenjang SMP, kategori yang dilombakan meliputi ilustrasi, menyanyi solo, mendongeng, menulis cerita, pantomim, ansambel campuran tiga alat musik, serta tari kreasi.

Data dinas mencatat partisipasi sebanyak 83 siswa SD dan 76 siswa SMP. Untuk menjaga objektivitas penilaian, panitia melibatkan 23 dewan juri yang terdiri dari praktisi seni, akademisi, serta pengajar dari Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Pariaman. Setiap cabang lomba dinilai oleh tiga orang juri sesuai dengan ketentuan perlombaan yang berlaku.