Pariaman – Pondok Pesantren Al-Mughny mengukir sejarah baru dengan meluluskan delapan santri tingkat Wustho untuk pertama kalinya pada tahun ajaran 2024/2025.
Kelulusan perdana ini menjadi tonggak penting bagi pesantren yang berlokasi di Desa Pauh Barat, Kecamatan Pariaman Tengah ini.
Acara penyerahan ijazah berlangsung meriah di Masjid Az-Zubaidah, yang berada di kompleks pesantren, Kamis (9/10).
Pembina Yayasan Al-Mughny Pariaman, Mukhlis Rahman, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian para santri.
“Untuk kelulusan perdana ini, ada delapan santri yang berhasil lulus,” ujarnya.
Mukhlis menambahkan, empat santri akan melanjutkan pendidikan ke SMAN di Kota Pariaman, sementara sisanya memilih untuk tetap memperdalam ilmu di Pondok Pesantren Al-Mughny.
Pondok pesantren dinilai penting sebagai wadah untuk menumbuhkan semangat belajar agama dan membaca Alquran.
Mukhlis berharap Alquran dapat menjadi pedoman hidup bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan globalisasi.
“Para santri adalah pionir dan bukti nyata dari kerja keras, ketekunan, dan keikhlasan,” tegasnya.
Perwakilan Pemerintah Kota Pariaman, Yota Balad, mengapresiasi dedikasi Pondok Pesantren Al-Mughny dalam membina generasi muda yang unggul secara akademik dan agama.
“Lulusan perdana santri tingkat Wustho ini adalah bukti nyata komitmen Yayasan Al-Mughny untuk memperkaya anak-anak kita dengan ilmu sebagai pedoman hidup,” kata Yota.
Yota Balad juga menegaskan komitmen Pemko Pariaman untuk mewujudkan visi misi kepemimpinan terkait Pariaman Risalah (beriman, saleh, dan berakhlak).
Dalam kesempatan tersebut, Yota Balad menyematkan selempang sebagai simbol kelulusan kepada para santri.






