PemerintahRanah

Roadshow Gubernur dan Bank Nagari Gaet Dukungan Perantau

176
×

Roadshow Gubernur dan Bank Nagari Gaet Dukungan Perantau

Share this article

Kegiatan kolaboratif yang melibatkan Pemprov Sumbar dan Bank Nagari ini telah berlangsung sejak akhir April dengan skema pembiayaan proporsional.

‘roadshow’-gubernur-dan-bank-nagari-gaet-dukungan-perantau-untuk-pembangunan-daerah
‘Roadshow’ Gubernur dan Bank Nagari Gaet Dukungan Perantau untuk Pembangunan Daerah

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menggandeng Bank Nagari dalam upaya mengoptimalkan potensi masyarakat Minang di perantauan melalui serangkaian kunjungan kerja (kunker) ke berbagai provinsi di Sumatera.

Sinergi ini bertujuan untuk mendorong pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan para perantau.

Kegiatan kolaboratif yang melibatkan Pemprov Sumbar dan Bank Nagari ini telah berlangsung sejak akhir April dengan skema pembiayaan proporsional.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar, Mursalim, menjelaskan bahwa setiap kunjungan memiliki dua agenda utama yang strategis bagi daerah.

Pertama, sosialisasi program unggulan Pemprov Sumbar periode 2025-2029 kepada masyarakat Minang di perantauan. Kedua, memperkuat dukungan perantau terhadap Bank Nagari sebagai lembaga keuangan milik daerah.

Mursalim menyampaikan pada Senin (7/7/2025) di Padang, bahwa roadshow ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk upaya nyata pemerintah mengajak para perantau berperan dalam pembangunan kampung halamannya.

“Pemerintah butuh dukungan dari seluruh elemen, termasuk potensi besar yang dimiliki masyarakat Minang di perantauan,” ungkapnya.

Terkait sosialisasi program unggulan pemerintah, Mursalim menyebutkan ada sejumlah program yang menjadi prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur dalam 5 tahun kedepan. Agar implementasinya berjalan efektif, perlu dukungan luas, termasuk dari para perantau.

Mursalim menambahkan, di tengah kondisi fiskal yang makin ketat, untuk menyukseskan program, pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan APBD atau APBN.

“Kolaborasi dengan perantau adalah solusi yang realistis, dan ini memerlukan komunikasi yang aktif, salah satunya melalui kegiatan roadshow,” ujarnya.

Ia menjelaskan, data dari Bank Indonesia menunjukkan dana transfer yang masuk dari para perantau ke kampung halamannya cukup besar dan berpengaruh terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

Namun, Mursalim menyayangkan belum seluruh dana tersebut dikelola melalui Bank Nagari. Padahal, sebagai bank milik daerah, Bank Nagari terbukti tangguh dalam menopang pembangunan, terutama saat masa pandemi dan krisis fiskal.

“Melalui roadshow ini, kita mengajak para perantau untuk mempercayakan pengelolaan dananya kepada Bank Nagari. Jika dana perantau semakin banyak disimpan di Bank Nagari, maka kemampuannya untuk membiayai pembangunan di Sumbar juga akan meningkat,” jelasnya.

Adapun beberapa daerah yang sudah dikunjungi Gubernur dan manajemen Bank Nagari itu di antaranya, Provinsi Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Lampung, kemudian Provinsi Kepri, Riau, dan Aceh. Sudah hampir semua Provinsi di Pulau Sumatera terkunjungi hingga Juli ini.

Terkait dengan mekanisme pembiayaan, Kepala Biro Adpim itu menegaskan bahwa pendanaan kegiatan dilakukan secara proporsional antara Pemerintah Provinsi dan Bank Nagari.

Ia memastikan, semuanya diselenggarakan sesuai ketentuan yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan.

Mursalim menegaskan, tidak benar jika dikatakan seluruh pembiayaan ditanggung oleh Bank Nagari.

“Semua ada porsinya, dan pelaksanaannya sesuai aturan. Jika ingin lebih rinci, pihak Bank Nagari tentu bisa memberikan informasi lebih lanjut,” pungkasnya.

Sejauh ini, kegiatan roadshow Gubernur dan Bank Nagari mendapat respons positif dari para perantau.

Hal itu tampak dari antusiasme perantau mengikuti dialog dan dalam menyampaikan masukan terhadap kebijakan pembangunan daerah.