Ranah

Sawahlunto Kaji Dampak Tambang, Utamakan Keselamatan Warga

143
×

Sawahlunto Kaji Dampak Tambang, Utamakan Keselamatan Warga

Sebarkan artikel ini
pt-ba-berencana-beroperasi-lagi-di-sawahlunto,-pemko-ingatkan-jangan-abaikan-aspek-lingkungan
PT BA Berencana Beroperasi Lagi di Sawahlunto, Pemko Ingatkan Jangan Abaikan Aspek Lingkungan

Sawahlunto – Pemerintah Kota Sawahlunto menyoroti pentingnya kajian mendalam terkait rencana operasional lanjutan PT Bukit Asam Unit Sawahlunto. Kajian ini harus mencakup aspek lingkungan, sosial, dan dampaknya terhadap kawasan cagar budaya.

Wakil Walikota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, menegaskan bahwa Pemkot Sawahlunto akan menempatkan diri sebagai “penjaga keseimbangan” dalam proses ini.

Jeffry mengakui potensi manfaat ekonomi dari aktivitas pertambangan, seperti pembukaan lapangan kerja, penguatan ekonomi lokal, dan peningkatan pendapatan daerah.

Namun, ia menekankan bahwa manfaat ekonomi tidak boleh mengorbankan keselamatan dan kualitas hidup masyarakat.

“Setiap keputusan harus berbasis data dan kajian ilmiah yang kuat,” tegas Jeffry.

Pemkot Sawahlunto memandang perlu dilakukan peninjauan dan kajian mendalam sebelum rencana pengembangan pertambangan dilaksanakan.

Kajian ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga mencakup dampak lingkungan, sosial, keselamatan masyarakat, serta keberlanjutan kawasan cagar budaya.

PT Bukit Asam Unit Sawahlunto sendiri menyatakan bahwa kajian yang dilakukan bersifat komprehensif dan terukur. Hal ini disampaikan oleh General Manager PT Bukit Asam Unit Sawahlunto, Yulfaizon.

Sebagai bagian dari upaya transparansi, rapat konsultasi publik telah digelar dengan melibatkan berbagai pihak.

Pihak-pihak tersebut antara lain jajaran manajemen PT Bukit Asam, tim peneliti dan akademisi terkait, unsur Forkopimda, perwakilan perangkat daerah, serta para kepala desa dari wilayah yang berpotensi terdampak.

Melalui forum ini, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menyampaikan pandangan secara terbuka.

Tujuannya adalah agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan prinsip pembangunan berkelanjutan, berkeadilan, dan bertanggung jawab.