Agam – Banjir bandang menerjang Kecamatan Palembayan, Agam, Sumatera Barat, menyebabkan kerusakan parah. Tim Semen Padang Peduli langsung bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga terdampak.
Sejak hari pertama, tim telah mendirikan posko, menerjunkan relawan, dan memetakan prioritas penanganan.
Suasana posko Semen Padang Peduli tampak ramai dengan aktivitas. Relawan berkoordinasi untuk menentukan langkah strategis, mulai dari pembersihan fasilitas publik hingga pembangunan jembatan darurat.
Koordinator Lapangan, Hendra Wayan, mengatakan prioritas utama adalah Masjid Syuhada dan jembatan putus di Koto Alam.
“Kita harus pastikan langkah kita memberi dampak paling cepat bagi warga terdampak,” ujarnya.
Selain tenaga, Semen Padang Peduli juga mengerahkan berbagai fasilitas pendukung. Mobil penyemprot air, alat kebersihan, hingga material konstruksi awal turut dikerahkan.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat bangkit dari bencana.
“Ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” katanya.
Warga mulai merasakan dampak positif dari kehadiran relawan. Lumpur yang sebelumnya sulit dibersihkan kini mulai menghilang. Akses jalan yang tertutup pun mulai terbuka.
Aktivitas di posko terus berjalan hingga sore hari. Relawan terus berdiskusi, warga menyampaikan kebutuhan, dan petugas mencatat setiap laporan.
Semen Padang Peduli tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga membawa harapan bagi masyarakat Palembayan untuk bangkit kembali.






