RanahTeknologi

Starlink Gratis Bantu Korban Banjir Sumatera Hingga Desember

426
×

Starlink Gratis Bantu Korban Banjir Sumatera Hingga Desember

Sebarkan artikel ini
layanan-starlink-di-lokasi-banjir-sumatera-gratis-hingga-akhir-desember
Layanan Starlink di Lokasi Banjir Sumatera Gratis hingga Akhir Desember

Jakarta – TNI Angkatan Darat (AD) memastikan layanan internet Starlink gratis bagi korban banjir di Sumatera hingga akhir Desember 2025.

Kepastian ini sekaligus membantah isu adanya pungutan liar terkait penggunaan Starlink di lokasi bencana.

Kepala Bagian Info Dinas Penerangan TNI AD, Letkol (Arm) Sayed Syahrial, menegaskan bahwa layanan Starlink yang disediakan sepenuhnya gratis.

“Untuk pembayaran pulsa, itu sudah digratiskan dari penyedia Starlink itu sendiri sampai dengan akhir Desember,” ujar Sayed di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/12/2025).

TNI AD berperan dalam mengantarkan perangkat Starlink ke wilayah-wilayah terdampak banjir yang sulit dijangkau.

Tujuannya adalah agar masyarakat korban banjir, terutama di daerah terpencil, dapat berkomunikasi dan memenuhi kebutuhan informasi lainnya.

Keberadaan Starlink juga diharapkan dapat mempermudah koordinasi antara prajurit TNI dan instansi terkait dalam upaya pemulihan pasca-bencana.

“Jadi jangan sampai nanti kalau ada keluhan terkait dengan pengadaan pulsa, nanti rumornya kembali ke Angkatan Darat. Itu gratis sampai dengan akhir Desember,” tegas Sayed.

Sebelumnya, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak telah menyatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan perangkat Starlink milik TNI AD dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) ke lokasi banjir di Sumatera.

Starlink yang dikerahkan berasal dari Satuan Komunikasi dan Elektronika Komando Daerah Militer (Komlekdam) XX/TIB dan Kementerian Pertahanan.

Sebanyak 33 unit perangkat Starlink dari Kemhan dan lima unit dari Puskomlekad telah didistribusikan ke Kodim.

Selanjutnya, Kodim mendistribusikan satelit tersebut ke titik-titik lokasi banjir di wilayah Sumatera Barat.

“Pemasangan dilakukan langsung oleh personel Komlekdam XX/TIB di lokasi yang membutuhkan konektivitas darurat, seperti posko pengungsian, kantor pemerintah daerah, posko BPBD, serta area pencarian dan evakuasi,” demikian pernyataan resmi TNI AD.