Padang – Sosok anti korupsi yang maju sebagai Calon Wali Kota Padang, Fadly Amran, semakin banyak diperbincangkan oleh masyarakat.
Tanpa lelah, Fadly terus mengunjungi tokoh-tokoh dan kelompok masyarakat untuk membangun ikatan silaturahmi.
Namun, satu pertanyaan masih belum terjawab: siapa yang akan menjadi pendampingnya sebagai Calon Wakil Wali Kota?
Sebagai pemimpin yang humanis dan sukses memimpin Kota Padang Panjang pada periode 2019-2024, Fadly memilih maju sebagai Calon Wali Kota Padang dengan niat tulus untuk membenahi dan membangun Kota Padang sebagai tanah kelahirannya.
Dalam sebuah perbincangan sambil ngopi sore dengan Jaringan Pemres Sumbar (JPS) pada Jumat (5/7/2024), Fadly berbicara panjang lebar mengenai pilihannya untuk maju sebagai Calon Wali Kota Padang.
Fadly juga menyebut kriteria Calon Wakil Wali Kota yang diinginkannya, meskipun dia masih menutup rapat siapa sosok pilihannya.
Sebagai Ketua DPW Partai NasDem Sumbar, Fadly dinilai sukses mengantarkan NasDem meraih prestasi di semua kabupaten dan kota di Sumbar. Di DPRD Kota Padang, yang semula hanya 1 kursi, pada Pemilu 2024 lalu sukses meraih 7 kursi dan meraih posisi Wakil Ketua.
Begitu juga di DPRD Sumbar, dari 3 kursi menjadi 9 kursi, dan juga menempatkan kader NasDem sebagai Wakil Ketua DPRD Sumbar.
Soal calon pendampingnya sebagai Calon Wali Kota Padang, Fadly tentu memiliki pertimbangan tersendiri. Namun, dari analisis tim JPS, sudah banyak nama yang disebut-sebut bakal menjadi pendampingnya.
Daftar Cawawako Potensial Fadly Amran
Beberapa nama yang disebut adalah Amasrul, Kadis PMD Sumbar yang juga mantan Sekda Kota Padang.
Ada juga sosok milenial, Braditi Moulevey, kader Gerindra yang menjadi pengusaha di ibukota, atau Hendrizal, mantan Kadis Perindag Padang yang diboyong Gubernur Mahyeldi menjadi Kadis Koperasi Sumbar.
Juga disebut, Buya Maigus Nasir, kader PAN yang Ketua DPRD Padang 1999-2004, kader Muhammadiyah, Ketua BAZNAS Padang, dan kini masih tercatat sebagai anggota DPRD Sumbar.
Adakah nama-nama di atas yang masuk radar Fadly untuk menjadi Calon Wakilnya?
Dari analisa dan rekam jejak karir Fadly hingga menjadi Wali Kota Padang Panjang, sebagai milenial, Fadly tampaknya menginginkan sosok pendamping yang tidak hanya sebagai teman diskusi, tetapi juga sosok tenang, religius, berpengalaman, serta mengerti dengan posisi serta tugasnya sebagai Wakil Wali Kota.
“Kota Padang adalah kota yang majemuk. Tentu kita menginginkan wakil yang bisa menjadi sitawa sidingin dalam menyelesaikan berbagai dinamika masalah perkotaan. Pastinya memiliki dasar keagamaan yang kuat dan tenang serta bijak dalam bersikap,” ujar Fadly.
Fadly memang sangat hati-hati dalam menentukan pendampingnya. Karena banyak hal yang harus dijaga, apalagi Kota Padang sebagai tanah kelahirannya yang membutuhkan perhatian serius dan kerja keras untuk bangkit serta pembenahan.
“Satu hal yang perlu dicatat, saya mencalonkan diri sebagai Wali Kota bukan untuk mencari uang. Catat itu. Niat ikhlas saya untuk membangun dan membenahi tanah kelahiran saya. Kota Padang harus hebat. Warganya harus sejahtera dan mendapatkan pelayanan yang maksimal dari pemerintah. Soal siapa Calon Wakil Wali Kota, tunggu tanggal mainnya,” tegas Fadly.






