Jakarta – Masyarakat Indonesia kini memiliki akses lebih luas untuk menyaksikan 104 pertandingan Piala Dunia 2026 melalui kolaborasi strategis antara Telkomsel dan TVRI. Kemitraan bertajuk “Bola Gembira MAXStream TV” ini menghadirkan fleksibilitas menonton, baik melalui perangkat seluler maupun siaran televisi konvensional.
Sebagai wujud inklusivitas, kedua pihak menyediakan 100 ribu akses gratis bagi publik. Layanan MAXStream TV akan menyiarkan rangkaian pertandingan secara langsung, cuplikan gol, hingga konten premium lainnya yang dapat dijangkau oleh penonton di berbagai pelosok daerah hingga pusat kota.
Direktur Pengembangan dan Usaha TVRI, Retno Wulan Kartiko Purbodjati, menekankan bahwa sinergi ini merupakan langkah konkret untuk memperluas jangkauan siaran. “TVRI berkomitmen memastikan seluruh pertandingan dapat diakses lebih luas melalui siaran Free-To-Air maupun layanan OTT, sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati Piala Dunia tanpa batasan,” ujar Retno.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Marketing Telkomsel, Lionel Chng, memandang Piala Dunia sebagai momen pemersatu bangsa yang melampaui sekadar ajang olahraga. Pihaknya berupaya memastikan pelanggan di seluruh penjuru tanah air mendapatkan kenyamanan optimal dalam mengikuti setiap babak pertandingan.
“Kami memahami bahwa Piala Dunia bukan hanya tentang pertandingan, tetapi perjalanan yang menyatukan. Telkomsel berkomitmen memastikan pelanggan dapat menikmati setiap momen, dari babak awal hingga final, dengan mudah dan nyaman,” tutur Lionel.
Guna mendukung pengalaman menonton, Telkomsel telah menyiapkan paket data khusus melalui aplikasi MyTelkomsel. Tersedia paket 7 hari dengan kuota 300 MB seharga Rp25.000, serta paket 60 hari dengan kuota 5,5 GB seharga Rp85.000. Seluruh harga tersebut sudah termasuk pajak.
Selain akses siaran, kemitraan ini juga menghadirkan berbagai program interaktif, mulai dari acara nonton bareng di berbagai kota, program gamifikasi berhadiah, hingga kesempatan memenangkan perjalanan menyaksikan langsung pertandingan di Amerika Serikat.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem digital nasional. Integrasi teknologi 5G dan inovasi layanan digital diproyeksikan akan menyajikan pengalaman menonton yang lebih imersif bagi seluruh masyarakat Indonesia.






