Padang Panjang – Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, mendorong transformasi pendidikan kesetaraan melalui penguatan inovasi dan kolaborasi lintas sektor yang lebih masif.
Instruksi tersebut mengemuka saat Allex meninjau jalannya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Padang Panjang, Senin (13/7/2026).
Turut hadir mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Bidang Pembinaan Kebudayaan, PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sofyeni, beserta Kepala SPNF SKB Kota Padang Panjang, Wahyuda Sari.
Allex memuji dedikasi SKB yang konsisten menyediakan akses pendidikan nonformal serta pelatihan kecakapan hidup bagi masyarakat luas.
Lembaga ini dipandang sebagai pilar strategis dalam upaya percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Guna meluaskan jangkauan dampak positif, Allex menginstruksikan agar SKB segera membangun sinergi strategis dengan Islamic Centre, pihak kelurahan, serta berbagai organisasi perangkat daerah lainnya.
Integrasi berbagai program tersebut diyakini mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih holistik bagi seluruh peserta didik.
“Kolaborasi SKB dengan Islamic Centre perlu dibangun agar lahir program pendidikan yang lebih komprehensif,” tegas Allex.
Ia menekankan pentingnya membekali siswa dengan karakter dan akhlak yang kokoh di samping penguasaan keterampilan teknis agar mampu menjawab tantangan zaman.
Ekspektasi terhadap pendidikan kesetaraan kini tidak lagi terbatas pada pencapaian akademik semata.
Kurikulum pendidikan harus mampu memfasilitasi kemandirian siswa sekaligus menjawab tuntutan kebutuhan dunia kerja secara riil.
Allex menutup kunjungannya dengan memotivasi seluruh tenaga pendidik untuk terus menghadirkan inovasi demi layanan pendidikan yang lebih berkualitas dan inklusif.






