EdukasiRanah

Unbrah Gandeng Mitra, Perkuat Penanggulangan Bencana di Sumbar

352
×

Unbrah Gandeng Mitra, Perkuat Penanggulangan Bencana di Sumbar

Sebarkan artikel ini
unbrah-siap-gandeng-mitra-untuk-perkuat-tanggap-darurat-bencana
Unbrah Siap Gandeng Mitra untuk Perkuat Tanggap Darurat Bencana

Padang – Universitas Baiturrahmah (Unbrah) meningkatkan komitmennya dalam penanggulangan bencana di Sumatera Barat dengan memperluas jaringan dan menggandeng mitra strategis.

Rektor Unbrah, Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, menyampaikan hal ini pada Rabu (10/11/2025), menyoroti peningkatan intensitas bencana alam sebagai perhatian utama.

Unbrah telah menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga profesional dan institusi kemanusiaan.

Di antaranya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), IBI, dan sejumlah rumah sakit di Padang.

Kerja sama ke depan akan lebih difokuskan pada penguatan sistem penanggulangan bencana.

“Fakultas Kedokteran sudah memulai langkah ini bersama IDI Padang melalui pengumpulan donasi untuk korban banjir dan galodo,” ujar Musliar, menekankan dampak besar kolaborasi ini bagi masyarakat.

Korps Sukarela PMI Unbrah aktif bersama KSR PMI Padang dalam pencarian dan evakuasi korban di wilayah terdampak.

Organisasi mahasiswa (Ormawa) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unbrah juga terjun langsung membantu warga dengan mengumpulkan donasi, menurunkan relawan, dan mendukung distribusi bantuan.

Kepala LPPM Unbrah, Dr. dr. Dita Hasni, M.Biomed, menjelaskan bahwa koordinasi bantuan bencana terintegrasi dalam program pengabdian masyarakat Unbrah.

Selain bantuan logistik, Unbrah menyiapkan posko kesehatan di wilayah terdampak.

“Dosen, tendik, dan mahasiswa dari rumpun kesehatan akan memberikan layanan kesehatan gratis dan edukasi pascabencana,” kata Dita.

Fokus Unbrah tidak hanya pada respons cepat, tetapi juga pemulihan jangka panjang, termasuk pendampingan kesehatan mental, pemetaan kebutuhan warga, dan edukasi mitigasi bencana.

Dekan Fakultas Kedokteran Unbrah, dr. Yuri Haiga, Sp.N, menekankan pentingnya tindakan cepat dan terkoordinasi mengingat Sumatera Barat merupakan daerah rawan bencana.

Kepala Biro Humas dan Kerjasama Unbrah, Dr. Edi Suandi, M.M, menyampaikan bahwa kegiatan ini bagian dari program University Social Responsibility (USR).

USR memberikan dukungan materil, moril, hingga bantuan pemulihan sebagai program jangka panjang yang menghubungkan kapasitas akademik Unbrah dengan kebutuhan masyarakat.

Unbrah berharap kegiatan tanggap darurat dan pemulihan dapat berjalan lebih efektif, menyentuh lebih banyak warga terdampak, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Sumbar.

“Universitas memastikan bahwa aksi kemanusiaan ini akan terus dilakukan hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih,” pungkasnya.