Pasaman – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-24 tingkat Nagari Koto Rajo resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, Rabu (12/11).
Acara yang berlangsung meriah di Jorong VII Batu Tinggi, Kecamatan Rao Utara ini diharapkan menjadi sarana perbaikan diri.
“Melahirkan generasi yang cinta Al-Qur’an,” ujar Parulian.
Wabup juga menekankan pentingnya MTQ dalam mempererat ukhuwah Islamiah dan ukhuwah wathoniah di tengah masyarakat.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan persatuan melalui MTQ yang diselenggarakan setiap tahun.
“Bila dibacakan ayat-ayat Allah, maka bergetarlah hatinya,” kutipnya dari Surat Al-Anfal ayat ke-2.
Parulian berpesan kepada para peserta untuk tidak berkecil hati jika kalah.
“Jadikan ini sebagai awal untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya,” katanya.
Ia juga meminta dewan hakim untuk menjunjung tinggi keadilan dan profesionalitas dalam penilaian.
Wabup mengapresiasi antusiasme masyarakat Nagari Koto Rajo dalam memeriahkan MTQ ke-24 ini.
“Momentum MTQ ke-24 Nagari Koto Rajo ini adalah bagian dari upaya membangun pondasi Adat Basandi Syarak – Syarak Basandi Kitabullah (ABS SBK),” jelasnya.
Pondasi ini diharapkan dapat diimplementasikan di tengah masyarakat pasca kegiatan MTQ, tidak hanya di Nagari Koto Rajo, tetapi juga di seluruh kenagarian di Kabupaten Pasaman.
Parulian optimis, jika hal ini terlaksana, upaya percepatan perwujudan Nagari Bangkit di Pasaman akan terealisasi untuk memakmurkan masjid berbasis ABS-SBK.
MTQ ke-24 Tingkat Nagari Koto Rajo mempertandingkan 11 cabang lomba.
Di antaranya Tilawah, Tartil, Syarhil, Fahmil, Khutbah Jumat, Pildacil, Bintang Qasidah, 1 Juz Tilawah, dan 1 Juz Non Tilawah.
Total peserta mencapai 120 orang.






