Payakumbuh – Wartawan yang ingin bergabung dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kabupaten Lima Puluh Kota dan Payakumbuh wajib mengikuti uji kompetensi.
Hal ini ditegaskan oleh Ketua PWI Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh, Aspon Dedi, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Wartawan.
Bimtek berlangsung di Hotel Kondang Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada 12-13 Desember 2025.
“Yang lulus UKW ini dijamin bisa menjadi anggota PWI Limapuluh Kota dan Payakumbuh, yang tidak lulus menunggulah agak setahun lagi,” ujar Aspon.
Sebanyak 22 calon anggota PWI dari kedua wilayah tersebut mengikuti Bimtek ini.
Kegiatan ini didanai oleh APBD Pemda Limapuluh Kota atas persetujuan dewan.
Aspon Dedi menjelaskan bahwa Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi wartawan.
“Untuk menjadi anggota PWI harus kompeten,” tegasnya.
Aspon juga menjanjikan peserta UKW yang kompeten akan diikutsertakan dalam Hari Pers Nasional (HPN) pada 9 Februari di Banten.
Anggota DPRD Fajar Rillah Veski yang turut hadir, menekankan pentingnya integritas bagi seorang wartawan.
“Kita ingin kawan-kawan wartawan yang berintegritas, maka hari ini kita gelar Bintek dengan kegiatan UKW,” kata Fajar.
Bupati Limapuluh Kota, M. Safni, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan Bimtek ini.
“Pemerintah mendukung kegiatan ini sekaligus kesempatan untuk bisa bertemu dengan rekan-rekan media,” kata Safni.
Dalam kesempatan tersebut, Safni juga menyampaikan keresahannya terkait oknum yang berkomunikasi dengannya secara tidak etis.
Safni juga mengklarifikasi bahwa sejak menjabat sebagai bupati, dirinya tidak pernah meminta setoran kepada OPD dan bawahan.






