Padang – Sebanyak 21 wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Kegiatan ini berlangsung di Edotel Hotel, Padang, pada 3-4 Desember 2025.
UKW ini menjadi penting untuk meningkatkan profesionalisme wartawan di tengah dinamika informasi yang berkembang pesat.
PWI Sumbar bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfotik) Sumbar dalam penyelenggaraan UKW ini. Dana yang digunakan berasal dari APBD Provinsi Sumbar tahun 2025.
Sempat tertunda akibat bencana banjir besar, UKW ini akhirnya dapat terlaksana.
“UKW kali adalah UKW istimewa, karena perjuangan peserta untuk sampai ke Padang ini cukup berat,” ujar Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, menyoroti tantangan yang dihadapi peserta.
Para peserta berasal dari berbagai daerah di Sumbar, termasuk Solok Selatan, Bukittinggi, Pasaman, dan Payakumbuh. Bahkan, beberapa peserta harus menempuh perjalanan hingga 10 jam akibat dampak banjir.
“Karena musibah banjir, untuk sampai ke Padang memerlukan perjuangan berat,” ungkap Hendrivon, wartawan asal Solok Selatan.
Para penguji berasal dari PWI Pusat, PWI Sumbar, dan PWI Riau. Mereka akan menguji berbagai aspek kompetensi wartawan.
Sekretaris Dinas Kominfo, Oni Fajar Syahdi, mengapresiasi penyelenggaraan UKW ini. Ia menekankan pentingnya peran pers dalam menyampaikan informasi yang akurat dan empatik, terutama terkait bencana hidrometeorologi.
“Kehadiran pers dibutuhkan untuk menyampaikan informasi secara cepat, akurat, empatik untuk keselamatan publik,” katanya.
Peserta yang berhasil lolos dalam UKW ini akan mendapatkan sertifikat kompetensi. Sertifikat ini menjadi bukti pengakuan atas kemampuan dan profesionalisme mereka sebagai wartawan.






