Ekonomi

Waskita Karya Bidik Proyek Konstruksi di Arab Saudi

226
×

Waskita Karya Bidik Proyek Konstruksi di Arab Saudi

Sebarkan artikel ini
waskita-karya-incar-tender-senilai-rp-2-triliun-di-arab-saudi
Waskita Karya Incar Tender Senilai Rp 2 Triliun di Arab Saudi

Jakarta – PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus berupaya memperluas sayapnya di kancah global dengan membidik proyek-proyek konstruksi besar di wilayah Timur Tengah.

Langkah terbaru BUMN karya ini adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan lokal Arab Saudi, Planning and Development Co Ltd (PLADCO), untuk menjajaki peluang proyek di Arab Saudi dan sekitarnya.

Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Jeddah, bersamaan dengan kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Arab Saudi.

Kepala Cabang Waskita Karya Arab Saudi, Jatmiko Wibowo, dan CEO PLADCO, Amin Alshanqiti, secara langsung menandatangani dokumen tersebut, dengan disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (4/7/2025) menjelaskan bahwa kerja sama ini menandakan kepercayaan yang kembali diberikan oleh perusahaan luar negeri kepada Waskita untuk mengerjakan proyek-proyek internasional. ”

Kerja sama ini menunjukkan Waskita kembali dipercaya oleh perusahaan luar negeri untuk mengerjakan proyek mancanegara. Perseroan dinilai mampu membangun proyek yang sesuai kualitas standar internasional,” ujarnya.

Melalui kemitraan ini, Waskita Karya menargetkan potensi perolehan kontrak hingga mencapai Rp 2 triliun dari berbagai proyek strategis, termasuk pembangunan bandara dan stadion.

Salah satu tender yang sedang diikuti adalah proyek King Salman International Airport (KSIA) Paket Runway 3, dengan potensi nilai kontrak sekitar Rp 970 miliar.

Selain itu, Waskita dan PLADCO saat ini juga tengah berpartisipasi dalam tender KSIA Paket Runway 4 dan Enabling Works.

Ermy menambahkan, Waskita Karya memiliki keunggulan dalam hal pengalaman teknis dan manajemen, sementara PLADCO sebagai perusahaan lokal Arab Saudi memiliki nilai tambah sebagai entitas yang memahami kondisi setempat.

Kolaborasi antara keduanya diharapkan dapat meningkatkan peluang kemenangan dalam tender.

Lebih lanjut, Ermy menyampaikan bahwa Waskita Karya tidak hanya membuka peluang sebagai kontraktor utama, tetapi juga sebagai sub kontraktor dan mitra penyedia tenaga kerja serta keahlian teknik.

“Langkah ini menjadi bagian dari strategi Waskita dalam memperluas jangkauan pasar internasional,” katanya.

Sebagai BUMN konstruksi yang telah berkiprah selama lebih dari 64 tahun, Waskita Karya memiliki rekam jejak yang solid dalam mengerjakan proyek-proyek internasional.

Salah satu proyek prestisius yang pernah ditangani adalah renovasi area mataf di Masjidil Haram, Makkah.

Selain itu, Waskita Karya juga telah berhasil menyelesaikan proyek King Abdullah Financial District (KAFD), gedung kampus Universitas King Saud, flyover Bandara Internasional King Abdulaziz, serta berbagai proyek di Dubai dan Timor Leste.

Ermy menegaskan, “Dengan pengalaman tersebut, Waskita optimistis bisa memperkuat kehadirannya di pasar konstruksi global, khususnya di kawasan Timur Tengah.”