PeristiwaRanah

Wisatawan Domestik Topang Okupansi Hotel Bali Saat Geopolitik Memanas

177
×

Wisatawan Domestik Topang Okupansi Hotel Bali Saat Geopolitik Memanas

Sebarkan artikel ini
hotel-di-bali-terdampak-perang-iran-israel
Hotel di Bali Terdampak Perang Iran-Israel

Denpasar – Tingkat hunian hotel di Bali selama periode libur Lebaran 2026 menunjukkan tren yang tidak merata akibat pengaruh konflik geopolitik di Timur Tengah.

Sejumlah hotel yang menyasar pasar Timur Tengah dan Eropa mencatatkan penurunan okupansi yang signifikan.

Pengurus Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali, Bagus Ngurah, mengungkapkan bahwa penurunan tersebut paling terasa pada hotel-hotel yang berlokasi di kawasan Nusa Dua, Sanur, dan Ubud.

Di sisi lain, hotel yang mengandalkan segmen wisatawan asal Australia, Asia, serta domestik justru menikmati lonjakan okupansi yang positif.

Secara keseluruhan, rata-rata tingkat hunian hotel di Bali pada periode Nyepi hingga Lebaran 2026 berada di kisaran 75 hingga 80 persen.

Angka ini mencerminkan kenaikan sekitar 10 hingga 12 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, dengan wisatawan domestik sebagai penyokong utama.

Menanggapi kondisi tersebut, IHGMA Bali kini mewaspadai potensi krisis geopolitik yang berkepanjangan.

Bagus menilai, jika kondisi ini terus berlanjut, dampaknya perlu diantisipasi lebih lanjut oleh industri pariwisata setempat.