Ranah

69 Mahasiswa UNP KKN Tematik di Pariaman, Bantu Masyarakat Bentuk Desa Tangguh Bencana

212
×

69 Mahasiswa UNP KKN Tematik di Pariaman, Bantu Masyarakat Bentuk Desa Tangguh Bencana

Sebarkan artikel ini
69-mahasiswa-unp-kkn-tematik-di-pariaman,-bantu-masyarakat-bentuk-desa-tangguh-bencana
69 Mahasiswa UNP KKN Tematik di Pariaman, Bantu Masyarakat Bentuk Desa Tangguh Bencana

Pariaman – Sebanyak 69 mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) diterjunkan ke Kota Pariaman untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang berfokus pada kesiapsiagaan bencana. Serah terima mahasiswa KKN tersebut berlangsung di Aula Balai Kota Pariaman, Kamis (10/7/2025).

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menyambut baik kedatangan para mahasiswa. Ia mengapresiasi UNP dan BMKG Padang Panjang atas kolaborasi dalam program KKN Tematik dengan tema “Tsunami Ready Community”.

Mulyadi menjelaskan bahwa program ini sangat relevan dengan kondisi Kota Pariaman yang memiliki potensi ancaman Megatrust Mentawai. “Saya ucapkan terima kasih kepada BMKG melalui Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang dan UNP atas kepercayaan dan kerja samanya dalam menyelenggarakan program KKN Tematik ini,” ujarnya pada Kamis (10/7/2025).

Menurut Mulyadi, KKN Tematik ini merupakan sinergi antara pendidikan tinggi, BMKG, dan pemerintah daerah. Ia menambahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman juga memiliki peran penting dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat terhadap gempa bumi dan tsunami.

Mulyadi berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang inovatif dan solutif. “Melalui kegiatan ini, saya ingin para mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang inovatif dan solutif dalam membantu masyarakat untuk menyisialisasikan kesiapsiagaan ketika menghadapi bencana gempa atau tsunami,” katanya. Ia juga berharap mahasiswa dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya persiapan diri menghadapi kemungkinan terburuk akibat bencana.

Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNP, Dr. Yasdinul Huda, mengatakan bahwa mahasiswa KKN Tematik UNP akan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang dikolaborasikan dengan teknologi BMKG serta kearifan lokal.

Yasdinul menambahkan, masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga pelaku aktif dalam membangun sistem peringatan dini dan evakuasi mandiri. “Inilah esensi dari komunitas yang benar-benar disebut dengan Tsunami Ready Community,” jelasnya.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang, Suaidi Ahadi, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mengurangi risiko bencana. “Kami berharap mahasiswa KKN Tematik ini bisa membantu masyarakat untuk diakui menjadi Destana (Desa Tangguh Bencana) oleh UNESCO, dan dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan desanya,” ungkap Suaidi pada Kamis (10/7/2025).

Diketahui, 69 mahasiswa KKN Tematik ini akan ditempatkan di enam lokasi yang berada di pesisir pantai di tiga kecamatan di Kota Pariaman, yaitu Desa Naras I, Desa Padang Biriak-biriak, Kelurahan Karan Aur, Desa Pasir Sunur, Desa Marunggi, dan Desa Taluak.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Sekretariat Daerah Kota Pariaman Elvis Chandra, Plt. Kalaksa BPBD Kota Pariaman, Kepala OPD, Kabag, Camat, Lurah dan Kepala Desa.