RanahTeknologi

Pentagon Resmi Integrasikan Teknologi AI untuk Optimalkan Operasional Pasukan Gabungan

65
×

Pentagon Resmi Integrasikan Teknologi AI untuk Optimalkan Operasional Pasukan Gabungan

Sebarkan artikel ini
pentagon-kerahkan-chatgpt-mil-dan-grok-ke-medan-perang
Pentagon Kerahkan ChatGPT Mil dan Grok ke Medan Perang

Washington – Departemen Pertahanan Amerika Serikat resmi mengadopsi kecerdasan buatan ke dalam struktur operasional militer mereka.

Langkah transformasi digital ini diwujudkan melalui peluncuran ChatGPT Mil yang kini dapat diakses publik militer lewat platform GenAI.mil.

Teknologi mutakhir tersebut merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pentagon dan OpenAI yang telah dibangun sejak 2025.

Sistem ini telah mengantongi sertifikasi resmi untuk memproses Informasi Tidak Terklasifikasi Terkendali (CUI) dengan standar keamanan Impact Level 5 (IL5).

Pentagon memproyeksikan kehadiran AI sebagai solusi untuk mengotomatisasi beban kerja administratif personel yang bersifat repetitif.

“Penerapan ini mempercepat tugas-tugas rutin dan membebaskan waktu untuk proyek yang lebih penting di seluruh Pasukan Gabungan,” demikian pernyataan resmi lembaga tersebut.

Selain ChatGPT Mil, Pentagon turut mengintegrasikan Grok besutan Starshield AI ke dalam ekosistem pertahanan nasional.

Varian Grok untuk Pemerintah ini juga telah lolos verifikasi keamanan ketat setingkat CUI dan IL5.

Pemanfaatan teknologi ini ditargetkan mampu mendongkrak kecepatan serta akurasi Pasukan Gabungan dalam berbagai skenario operasional lapangan.

Cakupan implementasi AI ini menyasar berbagai sektor krusial, mulai dari analisis riset pasar pengadaan hingga efisiensi rantai pasok logistik militer.

Pentagon menegaskan komitmennya untuk terus memperluas adopsi AI generasi terbaru sebagai instrumen pengganda kekuatan bagi seluruh personel militer Amerika Serikat.