Ranah

Bank Sampah Gerakkan Ekonomi Warga, Lingkungan Lebih Bersih

162
×

Bank Sampah Gerakkan Ekonomi Warga, Lingkungan Lebih Bersih

Sebarkan artikel ini
bank-sampah-jadi-sumber-pendapatan-tambahan-bagi-masyarakat
Bank Sampah Jadi Sumber Pendapatan Tambahan bagi Masyarakat

Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman terus berupaya menekan permasalahan sampah dengan mendorong pembentukan bank sampah di setiap desa dan kelurahan.

Langkah ini diwujudkan melalui sosialisasi yang digelar Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim dan LH) Kota Pariaman, Rabu (12/11), di balairung rumah dinas walikota.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pariaman, Afrizal Azhar, menekankan bahwa bank sampah bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga potensi pendapatan tambahan bagi masyarakat.

“Permasalahan sampah merupakan isu global yang besar dan mendesak yang harus segera ditangani, termasuk juga di Kota Pariaman,” tegas Afrizal.

Pemko Pariaman memberikan perhatian serius pada pengelolaan sampah, terutama setelah sanksi administratif berupa penghentian sistem open dumping di TPA Tungkal Selatan oleh Menteri Lingkungan Hidup.

“Mari kita jadikan Bank Sampah sebagai ujung tombak pengelolaan sampah di tingkat hulu, sekaligus simbol perubahan pola pikir masyarakat dari ‘buang’ menjadi ‘pilah dan olah’,” ajak Afrizal.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (P2KLH) Dinas Perkim dan LH Kota Pariaman, Nofrizal Noor, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan mengajak masyarakat menerapkan prinsip 3R: mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah.

Sosialisasi ini diikuti 130 peserta, termasuk pegiat lingkungan dan perwakilan 10 desa/kelurahan yang menjadi proyek percontohan pembentukan bank sampah. Suharyono, Ketua Yayasan Penelis dan Pembina Bank Sampah Kasang Padang Pariaman, hadir sebagai narasumber.