Lubukbasung – Kabupaten Agam sukses mengukuhkan diri sebagai juara umum dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VII tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026.
Keberhasilan kontingen tersebut dilaporkan secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Agam pada Senin (28/9) setelah berkompetisi di Kota Padang pada 4-6 September lalu.
Perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, Yunaldi, memaparkan detail capaian gemilang tersebut dalam pertemuan di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Agam.
Kontingen Agam tampil mendominasi dengan menyabet enam gelar juara pertama, empat juara kedua, serta dua juara ketiga.
Medali emas berhasil diraih melalui cabang MTQ putra, MTQ putri, lari sprint putra, puisi putri, tahfidz putri, dan kaligrafi putra.
Posisi kedua atau medali perak disumbangkan oleh cabang azan, kaligrafi putri, murattal wa imla’ putri, serta tenis meja putri.
Sementara itu, cabang tahfidz putra dan murattal wa imla’ putra sukses mengamankan posisi juara ketiga.
Koleksi prestasi tersebut semakin lengkap dengan perolehan tiga juara harapan pertama, satu juara harapan kedua, dan empat juara harapan ketiga.
Asisten III Setda Agam, Syatria, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi serta kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan generasi muda.
“Alhamdulillah, kita tentu memberikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih Kafilah Agam ini sebagai hasil dari persiapan dan pembinaan yang matang,” tegas Syatria.
Pihaknya berharap torehan ini menjadi pemantik semangat untuk meningkatkan kualitas pembinaan menuju ajang Porsadin tingkat nasional.
Pertemuan tersebut juga menjadi momentum pembahasan rencana strategis Kabupaten Agam sebagai tuan rumah Porsadin tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2028.
Rencana penunjukan tersebut kini tinggal menunggu persetujuan resmi dari Bupati Agam untuk ditindaklanjuti.
Saat ini, fokus utama kafilah Agam beralih pada persiapan intensif untuk menghadapi Porsadin tingkat nasional dengan membawa nama besar Sumatera Barat.






