Agam – Bupati Agam, Benni Warlis, terjun langsung meninjau kerusakan infrastruktur jalan di sejumlah kecamatan pada Selasa (22/9).
Langkah proaktif ini dilakukan untuk memetakan kebutuhan perbaikan mendesak di wilayah Canduang, Kamang Magek, Tilatang Kamang, Palupuah, hingga Matur.
Pemerintah Kabupaten Agam telah merancang skema perbaikan melalui perubahan anggaran tahun 2026 bagi ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan parah.
Fokus utama perbaikan menyasar ruas Simpang Canduang-Simpang Bukik Batabuah sepanjang 1,3 kilometer.
Pemerintah juga memprioritaskan pembenahan pada ruas Simpang Bukareh-Simpang Koto Baru sepanjang 600 meter serta Simpang Aia Tabik-Simpang Koto Panjang sepanjang 800 meter.
Jalur Simpang Sitingkai-Matur sepanjang 800 meter turut masuk dalam daftar penanganan prioritas.
Daftar pengerjaan dalam perubahan anggaran 2026 juga mencakup ruas Simpang Batas Kota-Simpang Koto Panjang, Simpang Gadut-Sungai Dareh, serta jalur Ambun Pagi-Puncak Lawang-Pasar Lawang.
Inspeksi lapangan ini menjadi instrumen untuk memastikan program pembangunan infrastruktur benar-benar selaras dengan kondisi riil dan kebutuhan mendesak masyarakat.
Pemerintah daerah berkomitmen menyelaraskan skala prioritas pembangunan dengan kemampuan keuangan agar penanganan jalan berjalan efektif.
Benni Warlis menekankan bahwa infrastruktur jalan yang memadai berfungsi sebagai urat nadi mobilitas warga sekaligus jalur utama distribusi hasil pertanian.
Pembangunan akses jalan yang berkualitas diyakini mampu mendongkrak perekonomian daerah serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Agam.






