Ranah

Cloudflare Mengalami Gangguan, Pimpinan Sampaikan Permohonan Maaf

455
×

Cloudflare Mengalami Gangguan, Pimpinan Sampaikan Permohonan Maaf

Sebarkan artikel ini
pimpinan-cloudflare-akui-gagal-melayani-pelanggan-usai-layanan-tersebut-down
Pimpinan Cloudflare Akui Gagal Melayani Pelanggan Usai Layanan Tersebut Down

Jakarta – Sejumlah layanan internet populer, termasuk X dan ChatGPT, dilaporkan mengalami gangguan akses pada Selasa (18/11/2025).

Penyebabnya adalah masalah teknis yang dialami oleh Cloudflare, penyedia infrastruktur internet.

Gangguan ini mengakibatkan sebagian jaringan internet terhenti.

Pengguna yang mencoba mengakses situs-situs terdampak mendapati pesan kesalahan yang mengindikasikan adanya kendala pada layanan Cloudflare.

Cloudflare sendiri menyediakan berbagai teknologi inti, termasuk perlindungan dari serangan siber dan memastikan situs tetap dapat diakses meski terjadi lonjakan trafik.

Menyusul insiden tersebut, Cloudflare menyatakan tengah menyelidiki penyebab masalah ini.

“Cloudflare menyadari dan sedang menyelidiki isu yang berpotensi berdampak pada banyak pelanggan,” tulis perusahaan itu dalam pernyataan terbarunya.

“Detail lebih lanjut akan diberikan ketika informasi tambahan sudah tersedia.”

Chief Technology Officer (CTO) Cloudflare, Dane Knecht, menyampaikan permohonan maaf melalui platform X.

Ia mengakui bahwa perusahaannya telah gagal melayani pelanggan.

“Hari ini kami gagal melayani pelanggan dan komunitas internet yang lebih luas ketika masalah di jaringan @Cloudflare memengaruhi sebagian besar trafik yang bergantung pada layanan kami,” tulis Knecht.

Knecht menjelaskan bahwa bug yang sudah lama tidak aktif pada layanan mitigasi bot Cloudflare mulai menyebabkan masalah setelah perubahan konfigurasi rutin dilakukan.

“Dampaknya merembet luas dan menyebabkan penurunan kinerja jaringan serta layanan lainnya. Ini bukan serangan,” tegasnya.

Knecht mengakui bahwa masalah tersebut, dampaknya, dan lamanya waktu penanganan tidak dapat diterima.

Pihaknya telah memulai upaya untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Akibat gangguan ini, saham Cloudflare dilaporkan mengalami penurunan sekitar 3 persen atau setara dengan Rp30 miliar.