Ranah

Netzme Digitalisasi UMKM, Fokus Pengusaha Perempuan Muslim

205
×

Netzme Digitalisasi UMKM, Fokus Pengusaha Perempuan Muslim

Sebarkan artikel ini
gaspol-digitalisasi-umkm,-transaksi-kini-bisa-‘bersuara’
Gaspol Digitalisasi UMKM, Transaksi Kini bisa ‘Bersuara’

Jakarta – Startup teknologi pembayaran, Netzme, fokus memperkuat digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di kalangan pengusaha perempuan Muslim.

Netzme mengembangkan solusi pembayaran berbasis QRIS dan QRIS TAP untuk mentransformasi transaksi UMKM.

Tujuannya agar lebih digital, aman, tercatat, dan berkelanjutan.

CEO Netzme, Vicky Ganda Saputra, menegaskan pentingnya pencatatan usaha sebagai fondasi pertumbuhan UMKM.

“Solusi pembayaran yang baik itu bukan cuma sekadar butuh solusi pembayarannya, tapi pencatatan usaha juga sangat penting,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).

Netzme membangun ekosistem pembayaran terintegrasi.

UMKM tidak hanya menerima pembayaran digital, tetapi juga didukung sistem operasional usaha yang memudahkan pengelolaan transaksi harian.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem, Netzme menghadirkan QRIS Soundbox Syariah (Bilal).

Perangkat notifikasi suara transaksi real-time ini merupakan hasil kolaborasi dengan Hijra Bank.

QRIS Soundbox Syariah diklaim membantu pelaku usaha memastikan kejelasan pembayaran.

Selain itu, meminimalkan kesalahan transaksi, serta meningkatkan rasa aman dan kepercayaan antara penjual dan konsumen.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Ricky Satria, menekankan pentingnya kolaborasi.

Kolaborasi antara regulator, industri, perbankan, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mendukung digitalisasi UMKM.

Netzme mengimplementasikan ekosistemnya melalui Nusantara Modest Fashion Festival (NumoFest).

NumoFest digelar pada 16 Januari hingga 1 Februari 2026 di sembilan kota besar Indonesia.

Kegiatan ini melibatkan sekitar 300 UMKM, dengan seluruh transaksi menggunakan QRIS TAP, QRIS Soundbox Syariah (Bilal), dan Luna POS.