Ranah

Ketapang Operasikan 40 Feri, Urai Antrean Gilimanuk

148
×

Ketapang Operasikan 40 Feri, Urai Antrean Gilimanuk

Sebarkan artikel ini
asdp-ketapang-terjunkan-40-kapal-urai-antrean-di-gilimanuk
ASDP Ketapang Terjunkan 40 Kapal Urai Antrean di Gilimanuk

Banyuwangi – Antisipasi lonjakan penumpang jelang Hari Raya Nyepi, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang operasikan 40 kapal feri. Langkah ini bertujuan mempercepat proses penyeberangan dan mengurangi antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Arief Eko, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang/Gilimanuk, menegaskan pengoperasian armada maksimal ini sebagai upaya mengurai kepadatan.

“Hari ini, H-3 Lebaran, kami operasikan 40 unit kapal feri dengan pola sangat padat,” ungkap Arief, Rabu (18/3/2026).

Sebelumnya, antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk mencapai 40 kilometer. Namun, berkat optimalisasi ini, antrean berhasil dipangkas menjadi sekitar 9 kilometer.

Dari total 40 kapal yang beroperasi, 22 di antaranya menerapkan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB). Kapal-kapal ini fokus membongkar muatan di Pelabuhan Ketapang tanpa melakukan pemuatan kendaraan.

“Empat dermaga di Pelabuhan Ketapang menerapkan skema pola TBB, yaitu Dermaga MB1, MB4, LCM, dan Bulusan,” jelas Arief.

ASDP juga mengerahkan KMP Prima Nusantara milik PT Jembatan Nusantara (JN) untuk membantu mempercepat penguraian antrean.

Data dari Posko Angkutan Lebaran Gilimanuk mencatat, pada H-4 Lebaran (17/3/2026), sebanyak 25.105 unit kendaraan menyeberang dari Bali ke Jawa. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan signifikan terlihat pada kendaraan roda dua, mencapai 16.909 unit atau naik 7,2 persen.