Ranah

Pemko Padang Gelar Operasi Minyakita dan Layanan NIB di Sembilan Pasar

64
×

Pemko Padang Gelar Operasi Minyakita dan Layanan NIB di Sembilan Pasar

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-gelar-operasi-pasar-murah,-cek-lokasinya!
Pemko Padang Gelar Operasi Pasar Murah, Cek Lokasinya!

Padang – Pemerintah Kota Padang menggulirkan program operasi pasar minyak goreng Minyakita di sembilan pasar tradisional sebagai langkah konkret menekan inflasi sekaligus menjamin ketersediaan stok bagi masyarakat. Inisiatif ini merupakan sinergi antara Dinas Perdagangan dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, menegaskan bahwa komoditas tersebut dipasarkan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp15.000 per liter. Guna memastikan distribusi yang merata dan adil bagi seluruh konsumen, pihaknya menerapkan kebijakan pembatasan pembelian maksimal empat liter per orang.

“Masyarakat bisa mendapatkan Minyakita dengan harga Rp15.000 per liter. Untuk memastikan pemerataan dan keadilan bagi seluruh konsumen, setiap orang dibatasi membeli maksimal 4 liter,” ujar Fizlan, Selasa (16/6/2026).

Selain intervensi harga, pemerintah daerah turut mengintegrasikan layanan jemput bola pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM di lokasi pasar. Langkah ini diambil untuk mempermudah pelaku usaha dalam melegalkan bisnis mereka melalui prosedur yang praktis dan efisien.

Fizlan menambahkan, layanan pengurusan NIB ini terbuka bagi seluruh pelaku usaha yang hadir di lokasi pasar. “Prosesnya dijamin cepat, mudah, dan sepenuhnya gratis tanpa dipungut biaya apa pun,” tegasnya.

Berikut adalah jadwal pelaksanaan operasi pasar di sembilan titik:

* 17 Juni 2026: Pasar Raya dan Pasar Banda Buek.
* 18 Juni 2026: Pasar Lubuk Buaya dan Pasar Nanggalo.
* 23 Juni 2026: Pasar Tanah Kongsi dan Pasar Alai.
* 24 Juni 2026: Pasar Ulak Karang dan Pasar Simpang Haru.
* 30 Juni 2026: Pasar Belimbing.

Pemerintah Kota Padang berharap masyarakat serta pelaku usaha dapat memanfaatkan momentum ini secara optimal. Program ini diharapkan menjadi solusi ganda dalam meringankan beban kebutuhan pokok warga sekaligus mendorong formalisasi sektor UMKM di wilayah tersebut.